Breaking News:

Terjebak di Pulau Terpencil Akibat COVID-19, Pria Ini Justru Merasa Bahagia dan Menikmati Liburannya

Seorang pria asal Skotlandia mengaku bahagia dan menikmati liburannya meski terjebak di sebuah pulau terpencil akibat virus Corona (COVID-19).

swns.com
Ian Melvin menghabiskan tiga bulan terakhir di pulau terpencil akibat COVID-19. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria asal Skotlandia mengaku bahagia dan menikmati liburannya meski terjebak di sebuah pulau terpencil akibat virus Corona (COVID-19).

Pandemi COVID-19 rupanya telah membuat banyak sektor terdampak tak terkecuali rencana liburan dari sejumlah pelancong.

Seperti halnya yang dialami wisatawan asal Skotlandia bernama Ian Melvin yang terjebak di sebuah pulau terpencil setelah COVID-19 mewabah hampir di seluruh penjuru dunia.

Dilansir dari laman Fox News, Minggu (7/6/2020), Melvin melakukan perjalanan melalui Amerika Serikat ketika pandemi melanda.

Hadapi New Normal, Lift di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta Gunakan Tombol Kaki

Ian Melvin berpose dengan seekor iguana di tepi pantai.
Ian Melvin berpose dengan seekor iguana di tepi pantai. (swns.com)

Dan tiba di Isla Santa Cruz di Galapagos pada 14 Maret 2020.

Dari sana, Melvin naik feri ke Isla Isabella pada 17 Maret 2020 dalam pelayaran terakhir ke pulau terbesar Kepulauan Ekuador sebelum penguncian.

Selama tiga bulan terakhir, Melvin menghabiskan waktu di Kepulauan Galagos yang eksotis dan berpenduduk hanya sekitar 2.200 orang.

Melvin mengaku jika awalnya dia bingung harus bagaimana ketika akses keluar masuk hampir di seluruh dunia ditutup akibat COVID-19.

Tonton juga:

Namun, kini Melvin justru merasa bahagia dan menikmati hari-harinya menjelajahi surga tropis dna berteman dengan satwa liar yang ada di sana.

2 dari 3 halaman

Mulai dari iguana, singa laut, penyu hijau hingga penguin.

"Tidak ada yang akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati Galapos yang begitu tenang," kata Melvin.

Melvin menambahkan, "Berenang di sini luar biasa, singa laut menghampirimu, iguana laut berenang di sebelah dan penguin mematuk kaki anda."

Ian Melvin berpose dengan singa laut.
Ian Melvin berpose dengan singa laut. (swns.com)

Dia juga mengakui ada sedikit ketidakpastian di awal pada waktu penguncian, namun akhirnya ia memilih untuk menikmati liburannya tersebut.

"Ada beberapa penerbangan repatriasi yang akan kembali ke Inggris, tetapi itu adalah keputusan yang mudah untuk tinggal, saya sudah berada di pulau terpencil," katanya.

"Masih ada batasan dan hal-hal lain tetapi menyenangkan untuk pergi ke luar, seperti pantai dan alam liar," jelasnya.

Melvin telah menghabiskan enam minggu pertamanya di Isla Isabella dan tinggal bersama warga setempat.

"Sekarang aku sudah pindah ke tempatku sendiri, aku hidup seperti penduduk setempat sekarang," kata Melvin.

"Saya melakukan semua sendiri, mulai dari belanja, memasak makanan dan melakukan pengajaran online untuk mendapatkan uang," imbuhnya.

Meskipun dia tidak yakin ke mana dia pergi selanjutnya, namun dirinya tidak khawatir tentang langkah selanjutnya.

3 dari 3 halaman

Keadaan darurat setempat dijadwalkan akan dicabut pada 15 Juni, kata Melvin, dan dia masih memiliki 30 hari untuk meninggalkan negara itu melalui visa turis saat ini.

Pasca Pandemi Covid-19, Staycation Diperkirakan Jadi Pilihan di Negara-negara Arab

Protokol Kesehatan Ibadah Umrah di Masa New Normal, Simak Penjelasannya

Gunung Lawu dan 5 Tempat Terbaik untuk Melihat Bunga Edelweiss di Indonesia

Garuda Indonesia Luncurkan KirimAja, Layanan Pengiriman Barang Berbasis Aplikasi Digital

PSBB Transisi Jakarta, Ini Sejumlah Protokol yang Harus Dipatuhi Warga

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Covid-19Skotlandia Hampden Park Stadion Ibrox McDiarmid Park Dens Park
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved