Mulai Awal Juni, Datang ke Malaysia Harus Bayar Biaya Karantina Rp 500 Ribuan per Hari

Pendatang harus menandatangani surat persetujuan yang berisi pernyataan bersedia membayar karantina wajib.

Instagram/ @albertorguezrguez
Petronas Twin Towers, Kuala Lumpur, Malaysia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Malaysia mulai melonggarkan penerapan lockdown seiring dengan turunnya kasus COVID-19.

Dilansir oleh TribunTravel dari Straitstime, dengan pelonggaran ini banyak bisnis dan usaha di Malaysia beroperasi kembali.

Tidak hanya itu, tempat ibadah seperti masjid juga telah dibuka kembali.

Namun, Malaysia tetap melakukan pembatasan terhadap orang-orang yang keluar masuk Malaysia secara ketat.

Bahkan, Pemerintah Malaysia mewajibkan pendatang dari luar negeri membayar biaya karantina.

10 Hidangan Khas Lebaran dari Berbagai Negara, Ada Kue Luih di Malaysia yang Mirip Lapis

Biaya karantina tersebut sebesar 150 ringgit atau setara dengan Rp 503 ribu per hari per orangnya.

Untuk warga Malaysia sendiri yang baru kembali ke Malaysia, hanya membayar setengahnya saja.

Penerapan biaya karantina untuk pendatang ini disampaikan oleh Menteri Senior Bidang Keamanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob.

Ia mengatakan, pendatang harus menandatangani surat persetujuan yang berisi pernyataan bersedia membayar karantina wajib.

Penandatangan itu dapat dilakukan di kedutaan Malaysia dan komisi tinggi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved