Dukung Upaya Antisipasi Covid-19, PELNI Siap Terapkan 'New Normal Life'

PELNI saat ini tengah mempersiapkan diri untuk penerapan "New Normal Life" sebagai dukungan terhadap upaya antisipasi Covid-19.

TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Para penumpang membawa barang dan turun dari KMP Siginjai di Pelabuhan Karimunjawa, Rabu (25/7/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) saat ini tengah mempersiapkan diri untuk penerapan "New Normal Life" sebagai wujud dukungan terhadap langkah-langkah strategis pemerintah dalam mengantisipasi Covid-19.

PELNI bersiap menerapkan 'New Normal Life' setelah genap dua bulan menjalankan kebijakan Work From Home (WFH) bagi pegawai daratnya dan pemberlakuan skema port stay bergantian bagi kapal-kapal penumpangnya dengan hanya membawa angkutan logistik.

Hal tersebut dilakukan guna mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah dalam menanggulangi pandemik Covid-19 di Indonesia.

Melalui keterangan pers, Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing mengatakan, "Skenario yang sedang disusun ini ditujukan bagi seluruh karyawan, mitra kerja, dan para pelanggan kapal PELNI dengan meningkatkan penggunaan teknologi dan digitalisasi."

Terdampak Virus Corona, Maskapai Penerbangan Emirates Berencana PHK 30.000 Karyawan

Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi (Instagram/lalas.gallery)

Lebih lanjut diungkapkan oleh Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI, Yahya Kuncoro, bahwa penggunaan teknologi dan digitalisasi di lingkungan Perusahaan akan ditingkatkan guna meminimalisir adanya kontak fisik selama kegiatan kerja berlangsung.

Manajemen juga mulai merencanakan flexible working time bagi seluruh karyawan PELNI.

Skenario 'New Normal Life' diterapkan sebagai tindaklanjut atas surat dari Menteri BUMN No: S-336/MBU/05/2020 Perihal Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara, pada 15 Mei 2020.

"Manajemen kini sedang menyusun strategi serta langkah-langkah yang akan dilakukan pasca lebaran nanti untuk seluruh karyawan, terutama bagi para anak buah kapal sebagai benteng dalam menjalankan kegiatan operasional Perusahaan. Selain itu kami juga menyiapkan protokol dan langkah-langkah demi keamanan para pelanggan kapal," ungkap Yahya.

Tonton juga:

Dalam rangka mengantisipasi dampak Covid-19 yang dapat menjadikan Perusahaan mengalami fase 'New Normal Life', PELNI melakukan langkah-langkah antisipasi untuk tetap menjaga keberlangsungan bisnis Perusahaan.

Maka, melalui Surat Keputusan Direksi, Manajemen telah membentuk tim task force penanganan Covid-19 dalam mengantisipasi fase 'New Normal Life' di PT PELNI.

"Tim task force dibentuk dengan fungsi dan tugas untuk menyusun rencana kebijakan Perusahaan dan mempersiapkan Perusahaan dalam mengantisipasi terjadinya fase 'New Normal Life' di dalam Perusahaan," jelas Insan.

Senada dengan hal tersebut, Yahya menambahkan bahwa selama menjalani fase 'New Normal Life', karyawan yang berusia di bawah 45 tahun akan diberikan izin bekerja di kantor pasca lebaran nanti.

Untuk mendukung hal tersebut, Manajemen PELNI akan lebih memperketat proses pengawasan kesehatan sesuai dengan arahan Pemerintah.

"Pelaksanaan physical distancing, kewajiban penggunaan masker selama berada di wilayah lingkungan kerja, pengecekan suhu tubuh, dan menjaga kebersihan lingkungan kerja akan kami perketat dan tentunya akan kami awasi terutama pada ABK dan armada kapal," tambah Yahya.

Sebagai langkah awal, PELNI telah menerapkan penjualan tiket non mudik bagi para penumpang yang sesuai dengan persyaratan pada SE Gugus Tugas Covid-19 No 4/2020 dan SE Dirjen Hubla No. 21/2020. 

Pada tahapan ini, seluruh calon penumpang yang akan menggunakan kapal PELNI diwajibkan untuk menyertakan surat keterangan sehat ataupun keterangan negatif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test, surat tugas yang ditandatangani pejabat setingkat eselon 2 ataupun direksi Perusahaan, serta melaporkan rencana perjalanan untuk ditunjukkan pada saat pembelian tiket.

Para calon penumpang juga dianjurkan untuk melakukan pembayaran secara cashless

"Manajemen akan menjual tiket sekitar 50 persen dari kapasitas terpasang untuk menjaga jarak antar penumpang selama perjalanan (physical distancing) dan membatasi interaksi antara petugas kapal dengan penumpang," tutup Insan.

PELNI telah mengatur pembatasan akses bagi penumpang selama berada di atas kapal dan membatasi interaksi antara petugas dengan penumpang, serta mengatur protokol jaga jarak antar penumpang baik itu pada proses embarkasi, nomor bed, saat pengambilan makan, hingga proses debarkasi.

PELNI Buka Lagi Penyebrangan Penumpang dengan Ketentuan Khusus, Berikut Syaratnya

PELNI Persiapkan Kembali Operasional Kapal untuk Angkut Penumpang

Transportasi Laut ASDP dan PELNI dari Pulau Jawa Dihentikan Sementara untuk Cegah Pemudik

Pelni Operasikan Kapal Khusus Ternak, Mampu Angkut Lebih dari 500 Ekor Sapi Sekali Jalan

Cara Mudah Refund Tiket Mudik Pesawat, PELNI, Kereta Api dan Bus

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved