3 Kota di Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona, Termasuk Bali

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengabarkan tiga destinasi wisata domestik menjadi yang paling terdampak akan isu virus Corona.

3 Kota di Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona, Termasuk Bali
Twiiter/@Alyss423
Tangkapan layar penumpang takut virus corona 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengabarkan tiga destinasi wisata domestik menjadi yang paling terdampak akan isu virus Corona.

Tiga destinasi wisata ini di antaranya Bali, Manado, dan Kepulauan Riau.

Deputi Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nia Niscaya mengatakan tiga destinasi itu memiliki dampak yang berbeda.

"Kalau Bali itu dampaknya ke overseas (wisatawan mancangera) karena kita tahu Bali merupakan pilihan wisata mancanegara. Jadi tidak hanya wisatawan China saja, tapi juga lainnya," kata Nia dalam konferensi pers Astindo Travel Fair yang digelar di Jakarta Convention Center, Jumat (21/2/2020).

Kemudian, untuk destinasi wisata Manado dikatakan terdampak karena pasar wisatawan terbesar di sana adalah dari China.

Wisata Manado
Wisata Manado (Instagram)

Tutupnya penerbangan dari dan ke China membuat destinasi wisata di Manado mengalami dampak paling besar.

Ada Virus Corona, Wisatawan Indonesia Tetap Kunjungi Singapura

Namun Nia mengaku kementerian belum selesai menghitung data dampak pariwisata Manado tersebut.

"Hingga kini data yang kami terima, kita kehilangan 13 persen wisatawan China," ujarnya.

Sementara itu, untuk destinasi wisata Kepulauan Riau terbagi menjadi dua daerah terdampak yaitu Bintan dan Batam.

Gurun Pasir Bintan, Tempat Wisata Kekinian di Batam
Gurun Pasir Bintan, Tempat Wisata Kekinian di Batam (Instagram.com/yymisssy)

Kata dia, daerah Batam menjadi pasar wisatawan Singapura, sedangkan Bintan menyasar wisatawan China.

"Jadi sudah pasti kena mereka, sudah pasti terdampak. Itu berdasarkan data BPS," lanjutnya.

TONTON JUGA

Namun, kata Nia bukan berarti destinasi wisata lain tidak mengalami dampak dari isu virus Corona.  Ia mengatakan Kemenparekraf juga akan berfokus pada destinasi wisata lainnya yang belum berdampak signifikan.

"Salah satu caranya dengan melakukan strategic partner lewat penerbangan, hotel," katanya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio lewat siaran pers Senin (17/2/2020) mengatakan Kemenparekraf akan memberikan stimulus atau insentif bagi sektor pariwisata Indonesia yang terkena dampak isu virus corona. 

Besaran diskon disebutkan akan ditetapkan secepatnya, dengan kisaran antara 25 sampai 30 persen ke destinasi-destinasi wisata di Indonesia, seperti Bali, Likupang, Sulawesi Utara, Bintan, Batam, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo, dan destinasi wisata lainnya.

 
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved