Breaking News:

Tradisi Ngelawang di Bali, Ritual Mengusir Roh Jahat dan Tolak Bala Saat Galungan

Perayaan Hari Raya Galungan di Bali dilakukan dengan beragam upacara adat dan tradisi, satu di antaranya adalah Tradisi Ngelawang.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Instagram/@madewedastra
Tradisi Ngelawang di Bali, ritual pengusiran roh jahat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Perayaan Hari Raya Galungan di Bali dilakukan dengan beragam upacara adat dan tradisi.

Mulai dari memasang penjor, penampahan, ngejot, hingga ngelawang barong.

Tradisi Ngelawang merupakan sebuah ritual tolak bala yang dilakukan dengan berkeliling banjar atau desa sambil menarikan barong dari rumah ke rumah.

Ngelawang biasanya melibatkan sekelompok orang mulai dari anak-anak hingga dewasa dan terdiri dari 8 sampai 15 orang.

Dua orang dari rombongan tersebut harus menari sambil memakai seperangkat pakaian barong.

Wujud barong yang digunakan adalah barong bakung.

Ngurek, Tradisi Melukai Diri Saat Perayaan Galungan di Bali

Barong bakung memiliki wujud seperti babi dengan kulitnya yang berwarna hitam.

Nantinya para penonton yang menyaksikan akan memberikan sedekah atau yang disebut punia.

Punia tersebut merupakan wujud bentuk imbalan dan terimakasih.

Asal Usul Tradisi Ngelawang

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved