Visa Progresif Tak Lagi Berlaku, Begini Aturan Membuat Visa Umrah

Kini, dipastikan visa progresif tak berlaku lagi, dan ada ketentuan baru soal biaya visa umrah.

Visa Progresif Tak Lagi Berlaku, Begini Aturan Membuat Visa Umrah
Tribun Travel/Sinta Agustina
Jemaah umrah asal Indonesia sedang berjalan di pelataran Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Akhir pekan lalu, beredar informasi bahwa visa progresif yang diberlakukan bagi jemaah haji dan umrah tidak berlaku lagi.

Kini, dipastikan visa progresif tak berlaku lagi, dan ada ketentuan baru soal biaya visa umrah.

Pada Senin (9/9/2019), situs Kementerian Agama, kemenag.go.id, menuliskan, Kementerian Haji Arab Saudi melakukan peninjauan ulang terhadap kebijakan visa progresif yang berbiaya SAR 2.000 atau sekitar Rp 7,6 juta.

Umrah Saat Ramadan, Ini 5 Hal yang Harus Diketahui Saat Kunjungi Masjid Nabawi

Sebelumnya, visa progresif ini diberlakukan bagi mereka yang pernah berhaji atau berumrah dan ingin kembali beribadah ke Tanah Suci.

Sementara itu, pada Rabu (11/9/2019), Kemenag kembali menginformasikan bahwa visa progresif tak berlaku lagi.

LIHAT JUGA:

Ketentuan soal visa berubah, dengan tarif SAR 300 berlaku flat untuk mereka yang pernah maupun belum pernah umrah.

Apa saja yang perlu diketahui soal ketentuan baru Pemerintah Arab Saudi terkait visa umrah?

Peraturan Baru di Arab Saudi, Jemaah Dilarang Berfoto di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Berikut dirangkum Kompas.com dari situs Kemenag dan pemberitaan Kompas.com:

1. Visa progresif dihapuskan

Paspor Indonesia
Paspor Indonesia (pikniek.com)
Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved