Breaking News:

Viral di Twitter, Potret Gajah Kurus Kering Dipaksa Ikut Ramaikan Festival

Gajah kurus dipaksa mengikuti Festival Buddha di Kandy, Sri Lanka dengan berjalan beberapa kilometer selama 10 hari berturut-turut.

Facebook.com/ Save Elephant Foundation
Gajah kurus Tikiri viral di Twitter 

TRIBUNTRAVEL.COM - Potret mengenaskan gajah kurus bernama Tikiri viral di twitter.

Gajah kurus Tikiri dipaksa mengikuti serangkaian acara festival di Sri Lanka.

Dilihat dari metro.co.uk, gajah kurus Tikiri mengikuti beberapa acara dalam Festival Perahera.

TONTON JUGA:

Gajah kurus Tikiri merupakan satu dari 60 gajah yang dipaksa mengikuti festival Perahara dengan berjalan selama 10 malam berturut-turut.

Viral di Twitter lewat akun @bolooobolooo, selama acara Festival Perahera berlangsung terdapat beberapa persembahan menarik.

Seperti persembahan kembang api, penari, hingga persembahan gajah berkostum.

Lek Chailert, pendiri yayasan Save Elephant Foundation mengatakan jika selama Festival Perahera berlangsung kaki gajah kurus Tikiri dibelenggu dengan rantai.

Kaki gajah kurus Tikiri diikat dengan rantai sedikit ke bawah supaya dia bisa berjalan lebih lambat selama Festival Perahera.

Dilansir TribunTravel dari laman mothership.sg, jalanan yang dilewati gajah kurus Tikiri dipenuhi asap, kebisingan, dan kembang api.

Semua gajah diarak untuk berjalan beberapa kilometer setiap malam, hingga tidak ada penonton yang mengetahui kondisi gajah sebenarnya.

Menyusuri Keindahan Tersembunyi Perut Bumi di Goa Gajah, Bantul

Gajah kurus Tikiri
Gajah kurus Tikiri (Facebook.com/ Save Elephant Foundation)

Bahkan, tidak ada yang melihat tubuh Tikiri yang begitu kurus kering karena tertutup oleh kostum festival.

Pawang sengaja memakaikan kostum meriah pada Tikiri untuk menutupi tubuhnya yang kurus kering.

Lebih mengenaskan lagi, tulang-tulang gajah kurus Tikiri terlihat begitu jelas dari kulitnya yang keriput.

"Tidak ada yang melihat tubuh kurusnya atau kondisinya yang melemah karena tertutup oleh kostum," ungkap Chailert yang dikutip TribunTravel dari laman metro.co.uk, Selasa (13/8/2019).

Lezatnya Kuliner Sego Penggel Khas Kebumen Bisa Dinikmati di Resto Watoe Gajah, Sleman

4 Hukuman Mati Tersadis yang Pernah Dilakukan di Masa Lalu, Termasuk Diinjak Gajah sampai Meninggal

Gajah kurus Tikiri
Gajah kurus Tikiri (Facebook.com/ Save Elephant Foundation)

Gajah kurus Tikiri didandani sangat meriah dengan hiasan lampu neon yang menempel di seluruh hiasan kepala.

Diduga, penggunaan hiasan kepala pada gajah kurus Tikiri tersebut menyebabkan kerusakan pada kedua matanya.

"Tidak ada yang melihat air mata di pelupuk matanya akibat terluka oleh lampu terang yang menghiasi topengnya," kata Chailert.

"Tidak ada yang melihat kesulitannya ketika melangkah karena kakinya dirantai terlalu ke bawah selama berjalan," lanjutnya.

Makam Manusia Gajah Akhirnya Ditemukan

Pesona Air Terjun Abadi Madakaripura, Tempat Pertapaan Mahapatih Gajah Mada

Gajah kurus Tikiri mengenakan kostum selama Festival Perahera
Gajah kurus Tikiri mengenakan kostum selama Festival Perahera (Facebook.com/ Save Elephant Foundation)

Yayasan Save Elephant Foundation mengajak warganet untuk memberikan petisi kepada Perdana Menteri Sri Lanka guna mengakhiri kekejaman terhadap gajah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved