Ramadan 2019

Umat Muslim di Islandia Berpuasa Selama 22 Jam Saat Ramadan

Umat muslim di sana hanya mendapat jatah berbuka sekaligus sahur dan melaksanakan salat tarawih hanya sekitar dua jam.

Umat Muslim di Islandia Berpuasa Selama 22 Jam Saat Ramadan
cntraveler.com
Reykjavik, Islandia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan wajib hukumnya bagi umat Islam di seluruh dunia, bahkan di negara-negara yang sepanjang harinya disinari matahari.

Di Islandia, matahari terbit selama hampir 22 jam sehari.

Oleh karena itu, umat muslim di sana hanya mendapat jatah berbuka sekaligus sahur dan melaksanakan salat tarawih hanya sekitar dua jam.

Selama dua jam itu, umat muslim di Islandia didorong untuk selalu berbuka puasa bersama teman atau keluarga dengan beberapa kurma atau minuman manis, seperti halnya di Indonesia.

Cerita Muslim di Negara-negara Skandinavia yang Berpuasa hingga Lebih dari 17 Jam

Kamu mungkin berpikir, nafsu makan umat muslim di sana akan mengalami peningkatan dalam 2 jam tersebut.

Namun nyatanya, mereka justru mengalami penurunan nafsu makan setelah seminggu berpuasa.

Tidak ada kudapan khusus Ramadhan yang bisa disantap di sana.

Namun, beberapa restoran menyediakan makanan halal seperti ikan dan sayuran.

Ada juga sajian daging halal yang pengolahannya sudah sesuai dengan hukum Islam.

Untuk tahun ini, Ramadhan di Islandia dimulai pada minggu pertama Mei dan berakhir pada awal Juni.

Mendekati akhir Ramadhan, waktu berpuasa akan mendekati 21 jam.

Ada negara lain seperti Greenland dan sebagian wilayah Kanada yang mengalami "sinar matahari abadi".

Solusi paling umum bagi umat Islam untuk mengatasi ini adalah mengikuti waktu matahari terbit dan terbenam di negara terdekat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Di Negara Ini, Umat Muslim Berpuasa Selama 22 Jam.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved