Mimizuka - Situs Pemakaman Berisi Ribuan Hidung Korban Pembantaian Selama Invansi Jepang ke Korea

Mimizuka: Situs Pemakaman yang Berisi Ribuan Hidung Milik Korban Pembantaian Selama Invansi Jepang ke Korea

Mimizuka - Situs Pemakaman Berisi Ribuan Hidung Korban Pembantaian Selama Invansi Jepang ke Korea
Instagram/iceberg813
Pemakaman Mimizuka 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah lingkungan perumahan yang tenang di pinggiran Kyoto, Jepang terdapat bukit setinggi 30 kaki yang tertutup rumput di mana dimakamkan sekitar 38.000 hidung pria milik wanita dan anak-anak yang dibantai, selama invasi Jepang ke Korea selama akhir abad ke-16.

Dipimpin oleh panglima perang Toyotomi Hideyoshi, Jepang menginvasi Korea pada 1592 dengan tujuan menaklukkan Semenanjung Korea dan China, yang pada waktu itu berada di bawah dinasti Ming.

TONTON JUGA

Pasukan Jepang sebagian besar berhasil menguasai Semenanjung Korea tetapi tidak dapat menguasai China.

Arkeolog Temukan Pemakaman Kuno Aneh di Yorkshire yang Diduga Bekas Ritual Pembunuhan Vampir

Hideyoshi menyuruh mundur pasukannya, tetapi kembali tahun berikutnya, pada 1597, dengan serangan kedua.

Namun sekali lagi, pertahanan yang kuat dari pasukan gabungan Ming dan Joseon dari Korea memaksa Jepang untuk mundur ke semenanjung selatan, di mana kedua pasukan lawan menjadi terkunci dalam kebuntuan militer selama sepuluh bulan.

The Merry Cemetery of Sapanta, Pemakaman di Rumania yang Jauh dari Kesan Menyeramkan

Permusuhan berakhir hanya setelah kematian mendadak Toyotomi Hideyoshi pada 1598.

Pada masa-masa itu, para pejuang sering memotong kepala musuh yang mereka bunuh sebagai bukti pembunuhan mereka.

Neptune Memorial Reef, Pemakaman Bawah Laut yang Punya Pemandangan Menakjubkan

Kepala-kepala itu diasinkan, dikemas dalam tong-tong dan dikirim kembali ke Jepang, di mana mereka dihitung dan para jenderal dihargai berdasarkan jumlah musuh yang telah dibunuh pasukan mereka.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved