Bukan Pembawa Berkah, Hujan di Gurun Justru Berbahaya

Hujan biasanya dianggap sebagai berkah karena memberi kehidupan secara universal. Tapi ternyata, hal tersebut tidak berlaku di gurun Atacama, Chile.

Bukan Pembawa Berkah, Hujan di Gurun Justru Berbahaya
atacamaphoto.com
Perbandingan Gurun Atacama dulu dan sekarang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hujan biasanya dianggap sebagai berkah karena memberi kehidupan secara universal.

Tapi ternyata, hal tersebut tidak berlaku di gurun Atacama, Chile.

Bahkan, di tengah gurun paling kering dan tandus itu, terjadi fenomena anomali.

Gurun Atacama
Gurun Atacama (BookMundi)

Lebih Kering dari Planet Mars, Kehidupan di Gurun Atacama Hancur karena Hujan

Hujan justru membawa kematian bukannya kesuburan.

Wilayah pusat gurun Atacama itu diperkirakan berada dalam kondisi sangat gersang selama 15 juta tahun terakhir.

Menurut catatan, dalam 500 tahun terakhir, tidak ada curah hujan signifikan di wilayah itu.

Namun, hal ini berubah secara tiba-tiba beberapa tahun lalu.

Saat itu, terjadi hujan yang sangat langka pada Maret dan Agustus 2015 serta berulang pada Juni 2017 lalu.

Sayangnya, hujan-hujan tersebut malah menjadi bencana bagi ekosistem di gurun tersebut.

Ini mirip peribahasa "Kemarau setahun dihapus hujan sehari".

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved