Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Cantiknya Lingko Meler, Sawah Bercorak Jaring Laba-laba di Manggarai NTT

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lingko Lodok, sawah jaring laba-laba raksasa di Kabupaten Manggarai, NTT. Kabupaten Manggarai terkenal dengan persawahan dengan corak mirip sarang laba-laba, salah satunya Lingko Meler.

TRIBUNTRAVEL.COM - Kabupaten Manggarai terkenal dengan persawahan dengan corak mirip sarang laba-laba atau yang disebut lodok.

Salah satunya Lingko Meler.

Lokasinya terletak di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai NTT.

Lodok Lingko usai panen. Kabupaten Manggarai terkenal dengan persawahan dengan corak mirip sarang laba-laba, salah satunya Lingko Meler. (Flickr/Tan Yilmaz)

Lokasi Lingko Meler terletak di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Persawahan lodok di Manggarai Raya (Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur) juga sudah masuk dalam kategori persawahan unik di Asia Pasifik dan juga salah satu tujuan wisata unik.

Filosofi jaring laba-laba identik dengan kebersamaan bagi masyarakat Manggarai. 

Baca juga: Menilik Pesisir Utara Sikka NTT, Kunjungi Desa Reroroja dengan Lanskap Menawan

Masyarakat percaya bahwa kebersamaan adalah sebuah rantai kehidupan yang tak dapat dipisahkan begitu saja. 

Hal ini diinterprestasikan dalam satu aturan kesepakatan khusus penyediaan lahan persawahan untuk memenuhi kebutuhan pangan. 

Lahan-lahan yang dimiliki secara adat atau tanah ulayat (Lingko dalam bahasa Manggarai) dibagi secara merata untuk semua penduduk di areal wilayah ulayat. 

LIHAT JUGA:

Polanya berupa garis panjang dari titik tengah yang disebut Lodok hingga bidang terluarnya yakni Cicing. 

Bentuknya unik yang menyerupai lingkaran layaknya sarang laba-laba jika dilihat dari ketinggian. 

Selain pembagian lahan, lodok juga mencerminkan keseimbangan ekologis.

Lodok juga menunjukkan pemahaman mendalam masyarakat terhadap topografi dan hidrologi setempat. 

Bentuk melingkar ini membantu dalam pengelolaan air irigasi secara efisien dan mencegah erosi.

Halaman
123