TRIBUNTRAVEL.COM - Gempa bumi pada Hari Tahun Baru di Jepang merupakan yang terbesar di negara tersebut sejak tahun 2011.
Gempa terjadi 231 mil timur laut Tokyo pada kedalaman 25,2 mil berkekuatan 7,5 SR.
Baca juga: 10 Barang yang Wajib Kamu Beli di Don Quijote Jepang, Cocok Buat Jadi Oleh-oleh
Baca juga: Cara Makan Sushi di Restoran Jepang Buat Kamu yang Baru Pertama Kali ke Sana
Gempa tersebut menimbulkan tsunami dengan gelombang setinggi 30 kaki yang merusak beberapa reaktor nuklir di kawasan tersebut.
Ini adalah gempa terbesar yang pernah melanda Jepang.
Baca juga: 7 Department Store Terbaik di Tokyo Jepang Buat Berburu Oleh-oleh Tahun 2024
Baca juga: 5 Event Januari 2024 di Tokyo Jepang, dari Hatsumode hingga Turnamen Grand Sumo
Dilansir dari thethaiger, jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,5 skala Richter yang mengguncang laut tengah Jepang kemarin telah meningkat menjadi sedikitnya 62 orang, dan diperkirakan akan terus bertambah.
Dua korban terakhir ditemukan di kota Suzu, timur laut provinsi Ishikawa, sehingga jumlah korban tewas di kota itu menjadi 22 orang.
Di Kota Wajima, sedikitnya 24 korban jiwa dilaporkan.
Upaya yang dilakukan oleh layanan darurat, militer, dan polisi terus mencari korban selamat dan mereka yang berpotensi terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh.
Baca juga: 10 Tempat Wisata Baru di Tokyo Jepang yang Bisa Kamu Kunjungi Tahun 2024
Gempa Jepang meninggalkan kerusakan luas. Berikut adalah area yang terkena dampak
Kerusakan meluas di kota-kota di Prefektur Ishikawa Jepang setelah gempa berkekuatan 7,5 skala Richter yang mengguncang Jepang bagian barat pada hari Senin, diikuti oleh beberapa gempa susulan.
Berikut beberapa wilayah yang terkena dampak gempa:
Pemadam kebakaran melaporkan bahwa 25 bangunan — termasuk rumah — telah runtuh, dan 14 bangunan mungkin masih berisi orang-orang yang terjebak di dalamnya, menurut lembaga penyiaran publik Jepang, NHK.
Kebakaran yang terjadi pada hari Senin tidak lagi berisiko meluas, namun petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi.
Sekitar 200 bangunan diyakini terbakar di Jalan Asaichi, kawasan wisata populer di Wajima, menurut NHK.
Para pejabat mengatakan setidaknya 53 rumah runtuh, dan sebuah bangunan yang diyakini sebagai kuil telah hancur dan kuburan di dekatnya roboh, menurut NHK.