TRIBUNTRAVEL.COM - Meskipun Piramida Agung Giza di Mesir mungkin mengklaim sebagai piramida tertinggi di dunia, nyatanya piramida ini bukanlah yang terbesar.
Kehormatan itu diberikan kepada Piramida Besar Cholula, yang terletak di Meksiko.
Baca juga: Arkeolog di Meksiko Temukan 13 Tengkorak di Dasar Piramida Maya, Korban Ritual Pengorbanan Manusia?
Baca juga: Kisah Nyata Pancho Villa, Robin Hood dari Meksiko yang Legendaris, dari Bandit jadi Revolusioner
Dilansir dari allthatsinteresting, Piramida Cholula tingginya hanya mencapai 66 meter tetapi mencakup wilayah yang sangat luas, tersebar di area seluas 300x315 meter.
Volume totalnya mencapai 4,45 juta meter kubik, menjadikannya hampir dua kali ukuran Piramida Agung Giza.
Baca juga: Heboh Pria di Meksiko Menikahi Buaya, Ternyata Ada Alasan Tersendiri
Baca juga: Mumi di Museum Meksiko Mungkin Dapat Menyebarkan Infeksi Jamur ke Manusia
Namun terlepas dari ukurannya yang mengesankan dan upaya luar biasa yang diperlukan untuk membangunnya, Piramida Besar Cholula pada dasarnya ditinggalkan hanya beberapa ratus tahun setelah selesai dibangun.
Bertahun-tahun setelahnya, alam mulai mengambil kembali wilayah tersebut, dan piramida tersebut menjadi ditumbuhi tanaman.
Meskipun situs ini ditemukan kembali pada abad ke-19 dan telah dilakukan penggalian beberapa dekade setelahnya, sebagian besar situs tersebut masih belum terganggu.
Jika seseorang mengunjunginya saat ini, dari sudut tertentu, mungkin tampak seolah-olah tidak ada piramida sama sekali — hanya sebuah gereja yang terletak di puncak bukit berumput.
Ini adalah kisah tentang bagaimana piramida Cholula dibangun — dan bagaimana piramida tersebut dikenal sebagai “gunung buatan tangan”.
Baca juga: 5 Penemuan Sejarah Paling Mengejutkan Tahun 2022, Termasuk Kota Maya di Meksiko
Bangunan Piramida Besar Cholula
Piramida Besar Cholula bukan merupakan puncak epik dari sebuah visi tunggal, namun merupakan proyek rumit dan multi-tahap yang membutuhkan waktu sekitar 1.000 tahun untuk diselesaikan.
Terletak di wilayah timur-tengah Meksiko, kota Cholula saat ini merupakan wilayah metropolitan berukuran cukup besar, namun sekitar satu milenium yang lalu, kota ini merupakan satu paling mengesankan di wilayah tersebut.
Sejarah Aztec melaporkan bahwa pada puncaknya, Cholula adalah kota terbesar kedua di Meksiko dengan populasi hingga 100.000 jiwa.
Menurut Meksiko: From the Olmecs to the Aztecs,, kota ini juga didedikasikan untuk dewa Quetzalcoatl, dewa angin dan hujan ular berbulu, dan begitu pula Piramida Besar Cholula.
Piramida Cholula membutuhkan waktu berabad-abad untuk dibangun, tumbuh lebih besar dan lebih mengesankan melalui empat tahap konstruksi besar yang berbeda dan sembilan modifikasi.