Dalam cuitan keluhannya itu, Arun juga mengunggah foto serpihan kaca yang terjebak di pizzanya.
Melalui akun Twitternya itu, Arun Kolluri mempertanyakan kualitas makanan yang dijual oleh gerai pizza tersebut.
Arun juga menuliskan bahwa pizza yang ia dapatkan dari gerai tersebut bisa membahayakan dirinya.
"2 sampai 3 potong kaca ditemukan di @dominos_india. Ini berbicara banyak tentang makanan merek global yang kami dapatkan @dominos @jagograhakjago @fssaiindia. Tidak yakin akan memesan dari Domino," tulis Arun dengan menandai akun Twitter Polisi Mumbai.
Dalam unggahannya tersebut, Arun juga menambahkan gambar makanan tersebut.
Baca juga: Cerita Wanita Asal Pontianak Bikin Bos Pizza dari Kanada Kepincut, Awalnya Dibilang Hitam dan Pendek
Ditanggapi polisi
Beberapa jam usai laporan tersebut, pihak Kepolisian Mumbai menanggapi keluhan Arun.
Kepolisian Mumbai menanggapi keluhan Arun dengan membalas cuitannya di Twitter.
Dalam tanggapannya tersebut, Kepolisian Mumbai memberikan sejumlah saran pada Arun.
Kepolisian Mumbai menyarankan agar Arun terlebih dahulu menulis laporan protes ke layanan pelanggan gerai pizza terkait sebelum mencari solusi hukum.
Setelah itu, apabila sudah mendapatkan respon dari pihak gerai pizza itu, Arun bisa melanjutkan laporanya ke pihak Kepolisian Mumbai.
Kepolisian menyarankan agar Arun menuliskan laporan secara tertulis, sehingga pihak Kepolisian bisa membantu Arun mengusut kasus tersebut.
Beberapa hari kemudian, cuitan Twitter Arun tersebut mulai viral.
Tak sedikit orang yang menyebarluaskan cuitan tersebut.
Menyadari viralnya cuitan Arun yang berisi keluhan tersebut di Twitter, pihak Kepolisian Mumbai memberikan respon.