Mulai dari tekstur yang tebal dan mengembang, disertai olesan mentega yang banyak, membuat martabak sekilas tak nampak ada yang berbeda.
Promo diskon tiket kereta api hingga Rp 250 ribu, klik di sini.
Namun, uniknya adalah pedagang martabaknya menjual dengan topping ketan hitam.
Topping yang jarang ditemukan di pedagang martabak lain.
Tak heran, jika pedagang martabak di jembatan merah menjadi salah satu ciri khas apabila berwisata kuliner di jembatan merah.
Alasan menggunakan ketan hitam sebagai topping lantaran pernah menjadi favorit di tahun 90-an.
Seperti namanya, martabak ini terdiri dari topping ketan hitam yang disiram susu kental manis di atasnya.
Teksturnya begitu legit dengan rasa manis yang pas.
2. Bubur Ayam
Di jembatan merah, kamu bisa menemukan beberapa gerobak penjual bubur ayam.
Namun menurut para pengunjung, bubur ayam milik Bang Kumis yang digadang-gadang menjadi warung dengan cita rasa bubur paling enak.
Harganya terbilang cukup murah, yakni hanya Rp10 ribu.
Dengan harga tersebut, kamu sudah mendapatkan semangkuk bubur ayam Bang Kumis yang disajikan bersama topping.
Adapun topping yang disajikan yakni sate usus atau sate ampela dengan ukuran cukup besar.
3. Toge Goreng