Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Tukang Bakso Bergaya Perlente di Jakarta Jadi Idola, Jualan Pakai Kemeja Lengkap Berkacamata Hitam

Editor: Kurnia Yustiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sugyo alias Baron (44), tukang bakso dengan gaya parlente yang jualan di Jalan Kebantenan IV, RT 12 RW 06 Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.

Baron memilih jualan di depan sekolah.

"Kenapa di depan SD jualannya, karena di lingkungan SD itu kan ibu-ibu banyak, anak sekolah bisa buat sarapan anak sekolah sampai guru-guru," jelas Baron.

Sekarang ia pun sudah sekira 7 bulan berjualan bakso gerobak di depan SDN Semper Timur 07 Pagi.

Baca juga: Uniknya Bakso Cak Bondet Buat Makan Siang di Lamongan, Punya Menu Beragam Mulai Rp 5.000

Baron menjual pilihan bakso kecil dan bakso urat yang dilengkapi pilihan mie hingga sayuran dengan harga Rp 5.000 untuk setengah porsi dan Rp 10.000 untuk satu porsi.

Supaya menarik lebih banyak pembeli, selain membuat bakso dengan rasa yang enak, Baron punya strategi lain.

Dia mengubah gayanya menjadi perlente.

Setiap harinya, Baron berjualan mengenakan kemeja lengan panjang, celana bahan hitam, dan sepatu pantofel hitam berbahan kulit.


Kacamata hitam selalu bertengger di kepala, berikut pula dasi yang melengkapi kemeja, sampai jam tangan di lengan kirinya.

Baron bercerita bahwa tampilan necis yang melekat pada dirinya saat ini merupakan inovasi yang dilakukan supaya semakin percaya diri dalam berjualan bakso.

Baca juga: Makan Siang Bakso Sera di Sukoharjo, Bentuknya Unik, Porsinya Melimpah dan Harganya Murah


"Saya di sini sudah tujuh bulan, tadinya keliling. Lama-lama satu minggu kemudian alhamdulillah di sini sudah pada senang sama Bakso Baron. Saya emang awalnya jualan udah kayak begini, pakai kemeja, pakai kacamata, pakai sepatu, pakai dasi," kata Baron.

"Supaya jualannya semakin PD dan ibu-ibu makin istimewa gitu ngelihat saya, untuk menarik pembeli," imbuhnya.


Seiring waktu berjalan, pembeli pun makin bertambah diikuti meningkatnya omzet harian dari usaha baksonya.

"Pembeli bertambah dari mana saja pada nyampe sini, karena harganya juga terjangkau buat ibu-ibu sama anak sekolah," ucap Baron.

Dalam sehari, omzetnya bisa mencapai Rp 2 juta, lho.

Halaman
123