Jembatan tersebut ditaksir akan membutuhkan anggaran Rp15 miliar.
Ditargetkan, pembangunan jembatan kaca yang dilakukan oleh Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur tersebut membutuhkan waktu 11 bulan di mulai tahun 2021 ini.
Material kaca yang digunakan buatan lokal, berlapis SGP disebut film interlayer ionik (SentryGlas Plus).
Selain itu, rangka jembatan akan diberi perlindungan double dengan galvanis untuk mencegah korosi.
KSPN Bromo-Tengger-Semeru
Kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru telah ditetapkan sebagai salah satu KSPN Prioritas atau 10 “Bali Baru” yang dikembangkan Pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul."
Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki, dikutip dari leman Bina Marga PU.
Baca juga: Aturan Terbaru Nataru: Tidak Ada Cuti Bersama Natal dan Seluruh Indonesia Berstatus PPKM Level 3
Baca juga: 8 Jembatan Paling Menakutkan di Dunia, Ada Jembatan Gantung Gletser Trift di Swiss
Baca juga: Promo Tiket Masuk Dufan Ancol, Ada Diskon 25 Persen hingga Rp 100 Ribu dari Blibli
Baca juga: Wisata Gunung Bromo Dibuka Secara Terbatas, Pengunjung Wajib Vaksin Covid-19
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KemenPUPR Bakal Bangun Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia, Desain Mirip di Squid Game