Mulai 1 November, Thailand Kembali Terima Kunjungan Turis yang Telah Divaksin

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Thailand

TRIBUNTRAVEL.COM - Thailand akan segara menerima kunjungan wisatawan yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 penuh per 1 November 2021.

Langkah ini diambil untuk mengakhiri persyaratan karantina Covid-19 bagi wisatawan yang berkunjung ke Thailand.

Setidaknya ada 10 negara dengan risiko penularan terendah yang diizinkan masuk ke Thailand.

Baca juga: 5 Kode Rahasia Selama di Penerbangan, Termasuk Isyarat Ada Penumpang Tampan

Dilansir dari BBC, Selasa (19/10/2021), Perdana Menteri Prayuth Chan Ocha mengakui bahwa keputusan ini datang dengan beberapa risiko.

Namun langkah ini dinilai sebagai kunci awal untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang runtuh akibat pandemi Covid-19.

10 Negara yang dianggap memiliki risko penularan terendah yakni Inggris, China, Jerman hingga Amerika Serikat.

Ilustrasi wisatawan liburan ke Wat Arun Thailand, Rabu (30/9/2020). (Flickr/Bernard Spragg. NZ)

Sebelumnya, Thailand telah mencatat lebih dari 10 ribu kasus positif Covid-19 setiap hari sejak Juli.

Dan saat ini sudah sekira 33 persen dari 70 juta penduduk di Thailand mendapatkan vaksin penuh.

Sementara setengah dari populasi tersebut baru menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Prayuth mengatakan Thailand juga akan mengizinkan tempat hiburan dibuka kembali pada 1 Desember dan mengizinkan penjualan alkohol.

Baca juga: Pilihan Hotel Murah di Bogor untuk Menginap usai Liburan Cimory Dairyland Puncak, Nyaman dan Aman

Baca juga: Syarat Terbaru Masuk Indonesia Bagi WNI yang Bepergian dari Luar Negeri per Oktober 2021

Dia menambahkan bahwa pihak berwenang berencana untuk membuka Thailand untuk lebih banyak negara pada tanggal tersebut.

Wat Muang Temple, Thailand (flickr)

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Senin, Prayuth mengatakan, "Wisatawan dari 10 negara berisiko rendah, ketika mereka tiba, mereka harus menunjukkan tes Covid negatif dan tes sekali lagi pada saat kedatangan."

Jika tes kedua juga negatif, setiap pengunjung dari negara-negara itu dapat bepergian dengan bebas seperti orang Thailand.

Namun Prayuth mengingatkan bahwa pemerintah akan bertindak tegas jika terjadi lonjakan infeksi atau munculnya varian Covid-19 yang sangat menular.

Tonton juga:

Baca juga: Soroti Tingginya Limbah Makanan, Seniman Lakukan Aksi Buang 1.000 Butir Beras Emas Murni

Baca juga: 5 Hotel Dekat Pasar Baru Bandungan Semarang, Tarif per Malam Mulai Rp 90 Ribuan

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.