TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria mengklaim menemukan kondom bekas, kotoran dan rambut manusia di kamar mandi serta kamar tidur hotel yang dia inapi.
Connor, 23, mengatakan saat itu dia bersama keluarga sedang melakukan perjalanan dari Plymouth ke London.
Connor lantas memesan kamar di Cromwell International Hotel di Kensington.
Dia membuat reservasi melalui Booking.com seharga 130 pounsdterling setara Rp 2,6 juta untuk empat malam.
Connor, yang meminta agar nama belakangnya tidak dicantumkan, mengatakan dia tidak menyangka kamar yang dia terima seperti itu, katanya kepada Plymouth Live .
Baca juga: 5 Hotel di Makassar Dekat Pantai Losari untuk Staycation, Tarif Inap Mulai Rp 87 Ribuan
Baca juga: Hotel Tertinggi di Dunia Dibuka di China, Tarif Inap Capai Ratusan Juta Rupiah
Connor mengklaim ada kotoran manusia yang tertinggal di kamar mandi dan kondom bekas dibuang di ambang jendela.
Dia telah melaporkan insiden tersebut ke Kesehatan Lingkungan dan penyelidikan telah diluncurkan oleh Kensington dan Dewan Chelsea.
Booking.com mengkonfirmasi Connor telah menerima pengembalian dana penuh dan telah menghubungi hotel untuk memastikan layanannya memenuhi standar.
Connor berkata: "Kami baru-baru ini menginap di Cromwell International Hotel, 139 - 141 Cromwell Road.
"Kami benar-benar terkejut dengan keadaan hotel dan bahayanya bagi publik. Kami dipindahkan ke empat kamar berbeda, masing-masing dengan masalah tersendiri.
"Kamar terakhir yang kami tempati memiliki kabel hidup yang terbuka di kamar tidur dan kabel serta soket terbuka yang berpotensi merusak air di kamar mandi."
Dilansir TribunTravel dari laman mirror, Connor mengatakan kebersihan kamar selama pandemi sangat buruk.
Connor menjelaskan: "Ada kotoran manusia yang tertinggal di kamar mandi di kamar satu, di kamar ketiga ada kondom bekas dengan kotoran manusia tertinggal di dalamnya."
Dia juga mengatakan ada rambut kemaluan di satu kamar mandi dan kondom bekas tertinggal di ambang jendela.
Connor mengatakan dia melaporkan hotel itu ke Standar Perdagangan dan Kesehatan Lingkungan.
Baca tanpa iklan