Untuk omset dalam sebulan, Warung Teras Tarakan sendiri bisa meraih hingga ratusan juta rupiah dan Welly dibantu oleh 25 karyawan.
Baca juga: Menikmati Kelezatan Bakso Keju Cak Min, Kuliner Langganan Crazy Rich di Surabaya
Agar bisnisnya tetap digemari pelanggan, Welly dan sang ibu selalu melakukan quality control menu setiap harinya.
"Kita selalu utamakan pelayanan dan kualitas. Paling lama 30 menit makanan sudah makan semua pelanggan," jelas Welly.
Ayam Goreng dan Seafood Jadi Menu Andalan
Sejak memulai usaha di tahun 2011, Welly dan keluarganya mulai berjualan menu ayam goreng di depan teras rumah.
Ia berjualan di depan teras rumah hingga sekitar tahun 2015.
Usahanya pun berkembang pesat, hingga Welly mampu mendirikan sebuah rumah makan yang dikenal dengan nama Warung Teras Tarakan.
"Awalnya warung ini berdiri dari kita jualan ayam goreng di teras pekarangan rumah. Seiring waktu berkembang dan kita renovasi terus hingga selesai seperti ini," ujar Welly.
Baca juga: Balungan Pecok dan 3 Tempat Kuliner di Kediri Paling Disukai Traveler untuk Makan Siang
Tak hanya menyajikan menu ayam goreng, Warung Teras Tarakan juga banyak menghadirkan menu olahan seafood.
"Tarakan ini kan pulau ya, jadi seafood sudah menjadi makanan wajib orang sini. Dari awalnya kita jualan ayam goreng, kita juga nawarin seafood ke pelanggan. Nah makin ke sini seafood udah menjadi menu favorit para pelanggan," tuturnya.
Tonton juga:
Baca juga: Wisatawan di Klaten Jatuh ke Jurang saat Nge-vlog Sambil Berjalan Mundur
Baca juga: Viral Foto Pria Naik Motor Tanpa Busana, Sempat Panjat Mobil di Parkiran
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca tanpa iklan