Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Rekomendasi Kuliner

Ada Pedesan Entog hingga Docang, Ini 8 Kuliner Khas Cirebon yang Wajib Dicoba

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Docang, kuliner khas Cirebon.

Kuliner khas Cirebon ini umumnya disajikan di warung pinggir jalan atau pasar-pasar tradisional Cirebon.

Satu porsi nasi lengko terdiri nasi putih, tauge rebus, tempe dan tahu yang kemudian disiram dengan saus kacang, taburan daun kucai dan sedikit kecap.

4. Sate Kalong

Kuliner khas Cirebon selanjutnya yang bisa kamu cicipi adalah sate kalong.

Meski bernama sate kalong, daging yang digunakan bukanlah daging kelelawar, melainkan daging kerbau.

Kurang lebih jika kamu menyantapnya rasa daging kerbau sedikit mirip dengan daging sapi, hanya saja teksturnya yang lebih tebal membuat daging kerbau sedikit lebih alot.

Umunya, ada dua pilihan rasa sate yang ditawarkan, yakni sate asin atau sate manis.

5. Tahu Gejrot

Tahu gejrot termasuk kuliner khas Cirebon yang sangat populer, bahkan sudah tersebar di seluruh pulau Jawa.

Kuliner satu ini terdiri dari tahu kempus goreng yang disajikan dengan kuah berbumbu bawang merah, bawang putih, cabai, asam, dan gula merah.

Tahu gejrot banyak dijual di wilayah Cirebon, salah satu penjual tahu gejrot yang populer berlokasi di Pasar Kanoman, yakni Tahu Gejrot Wardi.

6. Empal Gentong

Berbeda dari empal lainnya, Empal Gentong dimasak dengan menggunakan kayu bakar dan gentong.

Bahan utama untuk membuat masakan khas Cirebon ini berupa daging, usus, dan babat sapi.

Eempal gentong biasanya dihidangkan dengan nasi atau lontong, dan kucai.

Halaman
123