TRIBUNTRAVEL.COM - Kereta gantung biasanya mudah dijumpai di tempat wisata untuk memudahkan pengunjung melihat pemandangan dari ketinggian.
Namun, ada juga kereta gantung yang berada di lereng Gunung Merapi Klaten.
Lebih tepatnya, kereta gantung itu berada di Dusun Girsang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
Desa yang berada di lereng Gunung Merapi ini mendadak dikenal wisatawan karena daya tariknya yaitu kereta gantung yang disebut gondala.
Kereta gantung ini menjadi sarana transportasi barang yang menghubungkan Dusun Girpasang dengan Dusun Ngringin dan sebaliknya.
Kereta gantung itu menggunakan sejumlah sling baja yang membentang sepanjang sekitar 130 meter dan berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.
Sebelum adanya kereta gantung tersebut, untuk menuju Dusun Girpasang, warga harus menuruni dan menaiki seribuan anak tangga.
Jalur itu merupakan jalan utama menuju Dusun Girpasang, yang mana di dusun itu terdapat sekitar 37 jiwa dari 12 kepala keluarga (KK).
Selain adanya kereta gantung, Dusun Girpasang juga menawarkan pemandangan alam dan udara yang sejuk dan membuat wisatawan betah berlama-lama di sana.
Kemudian, ada juga sejumlah kuliner andalan yang merupakan khas daerah tersebut seperti nasi jagung dan nasi goreng jagung.
Keberadaan kereta gantung di lereng Gunung Merapi tersebut yang awalnya digunakan untuk angkut barang justru berubah menjadi atraksi wisata yang menyedot magnet wisatawan untuk datang.
Para wisatawan berbondong-bondong datang ke lokasi kereta gantung tersebut berada lantaran penasaran ingin menikmati sensasi menaiki kereta gantung itu.
Meski begitu, kereta gantung tersebut hanya bisa dinaiki oleh dua penumpang saja.
Seorang pengunjung Gilang Sanjaya contohnya.
Ia sengaja datang ke Desa Tegalmulyo untuk menikmati pemandangan di lereng Merapi tersebut.
Selain itu ia juga ingin melihat dari dekat bagaimana kereta gantung tersebut beroperasi.
Ia bahkan sempat menjajal menaiki kereta gantung tersebut dan berbagi kisahnya.
"Sensasinya luar biasa karena memang menguji adrenalin kita. Saat berada di atasnya, kita bisa melihat pemandangan yang sangat bagus dengan view Merapi dan perbukitan," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di lokasi kereta gantung itu, Selasa (19/1/2021).
Gilang pun mengaku kaget dengan tidak adanya tarif yang dipatok untuk sekali naik kereta gantung tersebut karena cukup bayar seikhlasnya.
"Naiknya murah lho karena kita bayar seikhlasnya. Tidak ada patokan harga berapa. Jadi cukup masukan uang ke dalam kotak saja untuk biaya perawatan," imbuhnya.
Baca juga: Status Siaga Level III, Tanggap Darurat Letusan Gunung Merapi di Klaten Diperpanjang
Baca juga: Rute & Harga Tiket Masuk De Mangol Gunungkidul, Tempat Wisata Baru dengan Pemandangan Gunung Merapi
Baca juga: Penjelasan Warga Boyolali Nekat Mendaki Gunung Merapi dan Rekam Video hingga Viral di Medsos
Baca juga: Suwatu by Mil&Bay;, Tempat Nongkrong Bernuansa Bali dengan Lanskap Candi Prambanan & Gunung Merapi
Baca juga: Begini Kisah di Balik Munculnya Jejak Binatang di Jalur Evakuasi Gunung Merapi
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul "Menengok Kereta Gantung di Dusun Terpencil di Lereng Gunung Merapi Klaten".