Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Fakta Emulsi dan Tips Memasukkan Telur saat Membuat Kue

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi telur.

TRIBUNTRAVEL.COM - Pernakah kamu bertanya-tanya, mangapa saat membuat kue, memasukkan telur ke dalam adonan harus dilakukan satu-persatu?

Teknik memasukkan telur tidak sekaligus seperti ini lazim dilakukan saat sedang membuat kue atau kue kering.

Sama halnya dengan memulai sebuah hubungan, terkadang perlu pengenalan dan dan pendekatan secara pelan-pelan.

Seringkali jika kita terlalu agresif di awal dan mengerahkan semua yang dipunya untuk mendekati seorang yang diimpikan malah justru akan gagal total.

Prinsip tersebut juga rupanya berlaku saat membuat adonan kue basah atau kue kering.

Dilansir dari foxnews.com, teknik menambahkan telur satu-persatu saat baking bertujuan untuk memperknalkan bahan-bahan satu dengan yang lainnya.

Baca juga: Sering Dibilang Mirip, Inilah Perbedaan Kue Pukis, Kue Balok, Kue Pancong dan Kue Rangi

Hal tersebut memberikan kesempatan agar telur bisa menyatu dengan adonan.

Jika kamu menambahkan semua telur sekaligus campuran lemak-mentega tidak akan bisa menyerap semuanya.

Sehingga adonan kue pun tidak akan membuat suspensi yang bagus.

Membuat Emulsi

Telur ayam, Jumat (24/7/2020). (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Emulsi merupakan campuran dari benda cair yang biasanya tidak bisa bersatu sabagaimana air dan minyak.

Maka dari itu untuk menyatukan kedua hal tersebut perlu ada tambahan zat lain agar bisa menjadi satu kesatuan yang disebut pengemulsi.

Dalam proses membuat kue biasanya dimulai dengan mencamprkan mentega krim dan gula.

Hal tersebut dilakukakan karena tingkat mikroskopisnya.

TONTON JUGA:

Jika proses pencampuran tersebut dilakukan dengan baik dan benar, maka kamu akan medapatkan campuran yang sangat ringan dan lembut karena semuanya mengandung lemak.

Kembali ke emulsi, diketahui bahwa air dan minyak merupakan dua benda cair yang tidak bisa menyatu.

Dalam hal ini, menambahkan telur satu persatu ke adonan berfungsi untuk menahan air yang ada di dalam telur.

Sebagian besar air dalam telur ada pada bagian putihnya.

Sedangkan, kuning telur sebagian besarnya terdiri dari lemak yang sekaligus mengandung lesitin.

Letisin dalam telur inilah yang akam membantu proses pengemulsi.

Seacara tidak langsung letisin di sini menjadi mak comblang yang mengikat air dengan lemak.

Maka, proses yang dilakukan harus secara perlahan dan sangat lembut.

Jika emulsi gagal, maka kue yang dihasilkan juga akan menyebar secara signifikan lebih dari biasanya.

Bahkan, kue kana menjadi bantat atau kering.

Tips Menambahkan Telur

Ilustrasi telur. (pixabay.com)

Selain harus memasukkan secara perlahan, ada sejumlah tips lain agar berhasil mencampurkan telur ke dalam adonan.

Berikut adalah tips lengkapnya:

1. Gunakan Telur dengan Suhu Ruangan

Telur dengan suhu ruangan merupakan hal yang sangat penting diperhatikan saat baking.

Paling tidak suhu telur setidaknya sekitar 70 ° F.

Jika kamu lupa membiarkan telur dalam keadaan hangat, kamu bisa menaruh telur dalam mangkuk dan tutupi dengan air hangat selama sekitar 10 menit.

2. Telur Besar

Pastikan telur yang kamu gunakan untuk membuat kue berukuran besar, kecuali jika ada resep yang menginginkan ukuran telur yang berbeda.

Jika menggunakan telur yang jauh lebih besar atau jumbo, rasionya akan hilang dan akan beresiku merusak emulsi.

3. Kocok terlebih dahulu

Agar memastikan telus bisa tercampur secara perlahan, cara yang bisa digunakan adalah mengocok telur terlebih dahulu.

Setelah itu, telur yang sudah dikocok kemudian perlahan-lahan memasukkannya ke dalam mixer.

Pendekatan yang bertahap ini nantinya akan menciptakan emulsi yang sangat bagus.

Proses tersebut akan membuat adonan kamu menjadi kental, lembut dan tidak menggumpal.

4. Tambahkan sedikit tepung

Setelah menambahkan telur, hal yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan sedikit tepung.

Hindari menambahkan cairan terlebih dahulu karena akan membuat emulsi menjadi pecah.

Baca juga: 3 Tips Menyimpan Telur di Kulkas, Sebaiknya Jangan Letakkan di Rak Pintu

Baca juga: Bosan Olahan Telur yang Itu-itu Saja? Coba Kreasikan jadi 5 Kuliner Lezat dari Berbagai Negara Ini

Baca juga: Tips Menyimpan Beras Agar Tahan Lama dan Tidak Berkutu

Baca juga: Aneka Olahan Telur yang Terkenal Lezat dari Indonesia

Baca juga: 4 Kesalahan Mengolah Telur, Termasuk Mencucinya Sebelum Dimasak

(TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')