Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ini 5 Dampak Kesehatan Jika Jarang Mengonsumsi Buah dan Sayur

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi sayuran yang dimasak menjadi olahan BBQ

TRIBUNTRAVEL.COM - Buah dan sayuran memiliki banyak sekali manfaat kesehatan bagi tubuh.

Rutin mengonsumsi buah dan sayur tentu dapat membuat tubuh kita menjadi sehat karena kebutuhan nutrisi terpenuhi.

Sebaliknya, jika kamu jarang mengonsumsi buah dan sayur, maka bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Berikut ini adalah masalah pada tubuh yang bisa muncul jika kita tidak rutin makan sayur dan buah.

1. Memengaruhi Bau Badan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan munculnya bau badan, satu di antaranya adalah genetika.

Baca juga: Jarang Diketahui, Buah Sawo Ternyata Memiliki 3 Manfaat Kesehatan yang Baik bagi Tubuh

Ternyata faktor genetik atau keturunan bisa menentukan bau alami dari kelenjar minyak dan keringat kita.

Selain itu, makanan yang kita makan ternyata juga sangat memengaruhi bau badan kita.

Sebuah penelitian menemukan kalau orang yang makan sayur dan buah memiliki bau badan yang lebih baik, meski tidak menggunakan sabun atau deodoran.

2. Risiko Alami Gangguan Penglihatan

Jika penglihatan kita menjadi lebih buruk saat malam, bisa jadi itu disebabkan karena kurangnya asupan sayur dan buah.

Untuk bisa melihat obyek dalam kegelapan dengan jelas, mata kita membutuhkan vitamin A dalam bentuk retinol dan beta-karoten.

Jarang mengonsumsi buah-buahan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. (pexels.com)

Retinol bisa ditemukan dalam hati ikan kod, minyak ikan, dan telur, tetapi akan berbahaya jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Nah, asupan vitamin A yang cukup sebenarnya bisa kita dapatkan dengan mudah pada sayur dan buah.

Misalnya, wortel, labu, bayam, brokoli, dan masih banyak lagi.

Halaman
12