Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Arkeolog Temukan Mosaik Spektakuler dari Abad ke-5 di Inggris, Seperti Apa?

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penemuan dari arkeolog, Sabtu (12/12/2020).

TRIBUNTRAVEL.COM - Para arkeolog baru-baru ini menemukan mosaik spektakuler dari abad ke-5 yang pertama.

Temuan ini terkubur di tanah Inggris dan menjadi penemuan signifikansi sejarah yang sangat besar.

Bahkan temuan tersebut dapat mengubah cara pandang sejarawan terhadap periode itu.

Lantai mosaik pertama kali ditemukan di dalam "kamar 28" di Chedworth Roman Villa di Gloucestershire, Inggris pada 2017.

Akan tetapi pengujian untuk memverifikasi usia lantai mosaik itu baru saja selesai, kata badan amal konservasi Inggris National Trust dalam siaran pers Kamis.

Tanggalnya sangat penting karena diyakini kota-kota dan vila-vila pada zaman dulu bisa saja membusuk setelah ditinggalkan akibat kehancuran ekonomi pada abad ke-4 silam.

Baca juga: Arkeolog Temukan 2 Mayat Terkubur di Pompeii yang Diyakini Akibat Letusan Gunung Berapi

Diwartakan dalam CNN, Kamis (10/12/2020), Martin Papworth, arkeolog National Trust, mengatakan abad ke-5 menandai akhir era Romawi di Inggris dan awal Abad Kegelapan.

Ketika itu masyarakat dianggap oleh beberapa sejarawan telah memburuk di Eropa barat sebagai akibat dari penarikan pasukan Romawi.

Menurut peneliti National Trust, "zaman kegelapan" juga merupakan periode di mana hanya sedikit dokumen yang masih bertahan dengan adanya bukti arkeologis langka.

Peneliti National Trust menggunakan penanggalan radiokarbon untuk menguji tingkat karbon dalam arang dan tulang yang ditemukan di daerah tempat mosaik itu ditemukan.

Mereka juga menggunakan analisis tembikar untuk mengetahui usia dari mosaik spektakuler tersebut.

Chedworth Roman Villa adalah salah satu vila Romawi terbesar yang dikenal di negara ini dan salah satu yang paling terpelihara, menurut National Trust.

Setelah berakhirnya pemerintahan Romawi di Inggris, tentara dan pekerja layanan sipil berhenti dibayar, yang pada gilirannya memicu "penurunan produksi" di antara industri kerajinan dan jasa, kata Papworth dalam sebuah pernyataan.

Kualitas desain mozaik mungkin mencerminkan hal ini, seperti yang dikatakan National Trust, "kualitasnya lebih buruk" daripada yang dibuat pada abad ke-4.

Namun, keberadaan mosaik itu juga menunjukkan bahwa kualitas masyarakat tidak merosot secepat yang diperkirakan.

Selain itu membuktikan pula bahwa kehidupan canggih berlangsung lebih lama, terutama di Inggris barat daya tempat ditemukannya mozaik.

“Secara umum diyakini bahwa sebagian besar penduduk beralih ke pertanian subsisten untuk menopang (kehidupan) diri mereka sendiri dan, setelah putusnya dengan Roma, sistem administrasi Britania rusak menjadi serangkaian wilayah kekuasaan lokal,” tambah Papworth.

"Hal yang sangat menarik tentang penanggalan mosaik ini di Chedworth adalah bukti adanya penurunan yang lebih bertahap. Penciptaan ruangan baru dan peletakan lantai baru menunjukkan kekayaan, dan industri mosaik berlanjut 50 tahun lebih lambat dari sebelumnya. sudah diharapkan."

TONTON JUGA:

Mosaik itu ditemukan sebagai bagian dari program penelitian arkeologi selama enam tahun dan penggalian di Vila Romawi Chedworth.

Papworth mengatakan, "Sangat menarik untuk berspekulasi mengapa pemilik Chedworth Villa masih hidup dengan gaya ini sampai abad ke-5. Tampaknya di West Country, cara hidup Romanisasi dipertahankan untuk sementara waktu."

"Banyak Vila Romawi yang besar dan didekorasi dengan mewah telah ditemukan di pedesaan sekitar Cirencester, yang berjarak sekitar 12,8 km dari Chedworth," pungkasnya.

Stephen Cosh, seorang ahli mosaik Romawi, mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Saya masih terguncang karena keterkejutan kencan ini."

"Ada mosaik Romawi yang sangat terlambat di daerah yang arkeologi hanya dapat mengatakan bahwa mereka harus lebih lambat dari tanggal tertentu, tanpa dapat mengatakan berapa lama," tambah Cosh.

"Tapi tidak ada yang pernah diduga selarut ini. Penting untuk meneliti lebih lanjut situs di wilayah tersebut untuk melihat apakah kami dapat mendemonstrasikan pemugaran serupa di vila lain yang terus dihuni pada abad ke-5. Tapi tidak ada pertanyaan yang perlu dipertanyakan. bahwa temuan di Chedworth ini sangat penting dan sangat menarik."

Baca juga: Viking Tanpa Kepala, Penemuan Arkeolog Paling Mengerikan di Dunia

Baca juga: Arkeolog Temukan Bangkai Kapal Viking Kuno, Diyakini dari Pemakaman Zaman Besi

Baca juga: Arkeolog Temukan Celengan Kuno Berisi Koin Emas yang Berusia 1.050 Tahun

Baca juga: Arkeolog Temukan Ukiran Kucing Raksasa di Bukit Nazca Peru, Kapan Bisa Dikunjungi Turis?

Baca juga: Situs Arkeologi Rumah Viking Ditemukan di Lantai Toko, Dibingkai Kaca Agar Bisa Dinikmati Pengunjung

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)