Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Suwatu by Mil&Bay;, Tempat Nongkrong Bernuansa Bali dengan Lanskap Candi Prambanan & Gunung Merapi

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suwatu by Mil&Bay;, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Wajib reservasi sebelum berkunjung

Suwatu by Mil&Bay berlokasi di Sumberwatu, Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Selama new normal, jam operasionalnya setiap hari mulai pukul 16.00-20.00 WIB.

Restoran tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti pemeriksaan suhu tubuh dan wajib cuci tangan bagi wisatawan sebelum masuk, masker wajib digunakan, dan jaga jarak.

“Di buffet, semua tim pakai masker, sarung tangan, dan face shield. Dari tamu, pas ke buffet, wajib pakai masker. Kapasitas wisatawan dibatasi 70 orang per hari,” kata Rico.

Suwatu by Mil&Bay, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. (dok. Suwatu by Mil&Bay)

Jika ingin berkunjung, wisatawan wajib melakukan reservasi melalui situs bit.ly/BOOKINGSUWATU.

Nantinya, admin akan memberi informasi seputar daftar menu dan hari yang kosong untuk direservasi.

“Kalau sudah reservasi, kita invoice detail menu dan jam. Nanti pembayaran ditransfer dua hari sebelum kedatangan. Reservasi minimal tiga hari sebelum kedatangan,” tutur Rico.

Adapun, reservasi beberapa hari sebelum kedatangan dilakukan untuk mempersiapkan para juru masak menyiapkan hidangan yang akan disajikan.

Jika pihak restoran sudah tahu akan ada berapa banyak orang yang tiba pada satu hari, masyarakat yang diberdayakan di sana bisa mempersiapkan makanan dengan jumlah yang sudah ditentukan.

“Jadi makanan tidak kebuang. Ketika reservasi ada 50 orang, kita masak untuk 50 orang,” kata Rico.

Saat ini, Suwatu by Mil&Bay yang mengusung konsep all you can eat menjual dua paket seharga mulai dari Rp 100.000 yang terdiri dari hidangan pembuka, minuman, makanan utama, sayuran musiman, dan hidangan penutup.

Apabila ingin berkunjung, wisatawan baru bisa melakukannya mulai Desember 2020 karena pihak Rico sudah menutup reservasi sepanjang November.

Sebelum membuka reservasi untuk bulan depan, Rico mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembahasan berdasarkan ulasan dari para pengunjung terkait paket makanan yang dijual.

“Desember belum dijual, meski sudah banyak (yang tertarik). Kita bakal review, kita selalu coba ngobrol dengan pelanggan yang datang dan minta review,” ungkap Rico.

Halaman
1234