Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Keberangkatan Jemaah Umrah Indonesia Masih Tunggu Ijin Resmi dari Arab Saudi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi Kabah di Mekah sebelum visa Umrah ditangguhkan

TRIBUNTRAVELC.OM - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar menegaskan bahwa keberangkatan jemaah umrah Indonesia masih menunggu pengumuman dan ijin dari Arab Saudi.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada informasi resmi yang disampaikan Arab Saudi berkaitan dengan kemungkinan akan diijinkannya keberangkatan jemaah umrah Indonesia.

"Belum ada kepastian terkait ijin keberangkatan jemaah umrah Indonesia. Kita masih menunggu dan berkoordinasi dengan pihak perwakilan di KJRI Jeddah," jelas Nizar di Jakarta, Kamis (1/20/2020).

Ibadah Umrah Dibuka Secara Bertahap, Jemaah Bisa Umrah 2 Kali dengan Jarak 14 Hari

Nizar mengaku sudah mengetahui bahwa Arab Saudi akan mulai memberikan ijin penyelenggaraan umrah secara bertahap.

Ada tiga tahap yang direncanakan, pertama yakni mengijinkan warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020.

Kondisi Kabah setelah visa Umrah ditangguhkan (ABDEL GHANI BASHIR / AFP)

“Ijin ini hanya untuk 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu enam ribu jemaah umrah per hari,” ujarnya.

Kedua, mengizinkan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negara Saudi dan mukimin mulai 18 Oktober 2020.

“Jumlahnya bertambah menjadi 75 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umrah per hari dan 40 ribu jamaah salat per hari,” jelasnya.

Ketiga, mengizinkan ibadah umrah dan salat bagi warga Saudi, mukimin dan warga dari luar kerajaan.

Rencananya akan dimulai pada 1 November 2020.

Pada tahap ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100 persen sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, yaitu 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

“Namun, ini masih menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19,” tegas Nizar yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekjen Kemenag.

“Kemenkes Saudi nanti akan merilis daftar negara dari luar kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan jemaah,” harapnya.

Terpisah, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menambahkan, GACA Circular Saudi melalui surat No 4/6346 tanggal 15 September 2020 telah merilis tiga negara yang sementara ini tidak diizinkan masuk ke sana untuk penerbangan non umrah, yaitu India, Brazil, dan Argentina.

Tonton juga:

"Jadi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari Saudi untuk penerbangan umrah," jelasnya.

“Saat ini kita masih menunggu dan semoga Indonesia termasuk yang diizinkan untuk memberangkatkan jemaah umrah pada 1 November mendatang,” tutupnya.

Arab Saudi Akan Buka Ibadah Umrah, Kapan Jemaah Indonesia Bisa ke Masjidil Haram?

Arab Saudi Akan Buka Umrah Secara Bertahap, Jemaah Dilarang Sentuh Kabah

Tunggu Kebijakan Arab Saudi dan Pemerintah, Kemenag Siapkan Regulasi Umrah di Masa Pandemi

Ramai Berita Pembukaan Umrah 2021, Konsul Haji KJRI Jeddah: Belum Ada Ijin Resmi dari Arab Saudi

Arab Saudi akan Buka Kembali Umrah Secara Bertahap Mulai 4 Oktober 2020

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)