Penerapan Physical Distancing Ternyata Sudah Dilakukan Sejak Abad Ke-19, Simak Sejarahnya

Ilustrasi penerapan physical distancing

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi virus corona (covid-19) memiliki dampak pada sejumlah aspek kehidupan.

Satu di antaranya adalah perubahan yang dilakukan dalam kegiatan sehari-hari.

Selama new normal, masyarakat diimbau untuk lebih sering mencuci tangan, wajib memakai masker, hingga menjaga jarak antar sesama.

Hal ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona.

Penonton Berdiri di Tempat Khusus, Inikah Konser Musik Social Distancing Pertama di Dunia?

Bahkan, di berbagai tempat umum kini telah dipasang tanda agar kita bisa mengatur jarak antara satu dengan yang lainnya, misalnya saat sedang mengantre di kasir.

Menjaga jarak adalah salah satu anjuran dari WHO yang awalnya disebut sebagai social distancing, lalu diganti menjadi physical distancing.

Menjaga jarak yang dianjurkan untuk mencegah penularan virus corona juga diubah.

Dari yang awalnya adalah minimal satu meter, saat ini menjadi minimal dua meter.

Dengan menjaga jarak dari orang lain sejauh dua meter, maka akan mengurangi risiko penyebaran droplet atau tetesan air liur dari satu orang ke orang lain.

Tahukah kamu? Anjuran untuk menjaga jarak demi mengurangi penularan virus ternyata bukan hanya dilakukan ketika pandemi Covid-19 saat ini saja.

Halaman
1234

Berita Populer