Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ingin Tahu Bagaimana Tokyo Mampu Mengatasi Banjir? Katedral Bawah Tanah Ini Jawabannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ingin Tahu Bagaimana Tokyo Mampu Mengatasi Banjir? Katedral Bawah Tanah Ini Jawabannya

Masing-masing tangki ini cukup untuk menampung pesawat luar angkasa atau Patung Liberty dan terhubung ke jaringan sepanjang 6,3km di saluran bawah tanah.

Saat air mendekati Sungai Edo, 'katedral air banjir' yang dikunjungi Tortajada mengurangi alirannya, sehingga pompa air bisa mendorongnya ke sungai.

Bayangkan saja kekuatan Saluran Pembuangan ini.

Kamu berdiri di kolam standar 25 meter yang penuh sampai ke permukaan dan terhubung ke pompa dengan kekautan 13.000 tenaga kuda yang membuang air.

Jika pompa itu menyala, maka cuma butuh waktu tiga detik untuk mengosongkannya, poma bisa mendorong 200 ton air per detik.

"Fasilitas ini seperti fiksi sains," kata Inaoka dari JICA.

Dia bertugas untuk bekerjasama dengan para pakar dari negara-negara berkembang untuk membagikan keahlian Jepang.

Namun Inaoka juga mengakui bahwa perubahan pola hujan akan menyulitkan infrastruktur Tokyo.

(acclimatise.uk.com)

5 Destinasi Wisata Paling Instagramble di Jepang, Cocok Buat yang Suka Posting Foto Unik di Mesos

Perubahan iklim akan menyulitkan perencanaan ke depan, katanya.

Berdasarkan catatan curah hujan, perencana kota merancang Tokyo bisa menampung 50 milimeter hujan per jam, terutama di wilayah di mana terdapat konsentrasi orang dan properti.

Namun apa yang lima puluh tahun lalu dianggap normal, kini tidak lagi berlaku.

Sama seperti di negara-negara lain, jumlah hari dengan curah hujan tinggi telah meningkat dalam 30 tahun terakhir, menurut Badan Meteorologi Jepang, ini adalah tanda adanya perubahan pola.

Beberapa estimasi memperkirakan bahwa pada abad 21, curah hujan di Jepang bisa meningkat 10 persen.

Pada musim panas, angka ini bisa mencapai 19 persen.

Biro Konstruksi Pemerintah Metropolitan Tokyo mengklaim bahwa mereka sadar akan perubahan ini dan telah meningkatkan kriteria curah hujan untuk mengantisipasinya.

Halaman
1234