Namun, kini keberadaan telepon genggam dengan sederet fitur yang canggih menyebabkan wartel hampir-hampir tidak bisa ditemukan lagi.
Tak heran, profesi penjaga wartel kini sudah menghilang.
5. Petani
Ini adalah ironi dari negeri kita tercinta, Republik Indonesia.
Di negeri yang hakikatnya adalah negeri agraris, keberadaan petani kini semakin menurun.
Pasalnya, generasi penerus yang bersedia untuk bertani kini semakin langka.
Profesi petani sendiri juga dianggap sebagai profesi dengan penghasilan yang tidak menjanjikan.
Apalagi di tengah-tengah naiknya harga kebutuhan hidup.
6. Tukang pos atau pengantar surat
Tentu kamu juga memperhatikan, kini keberadaan Pak Pos yang berkeliling dengan ciri khas sepeda dan kantong surat berwarna oranye semakin langka.
Yup, lagi-lagi akibat kemajuan teknologi, profesi ini juga kini semakin langka.
Pasalnya, masyarakat kini sudah semakin jarang menulis surat.
Bahkan, pengiriman dokumen kini lebih memilih dilakukan via online untuk menghemat waktu.
Sehingga, profesi tukang pos kini sudah banyak berkurang.