Loper koran merupakan satu di antara sekian banyak profesi yang kini semakin tergerus kemajuan teknologi dan era digital.
Yup, bisa dilihat bagaimana media cetak satu per satu menghilang akibat pesatnya pemberitaan lewat teknologi dan media online.
Mereka yang masih mempertahankan profesi ini berjuang keras menjual koran secara keliling maupun dijajakan di lampu lalu lintas.
Padahal, saat koran mengalami masa kejayaannya dulu, seorang loper koran dapat menangguk untung dan penghasilan yang cukup banyak dari pekerjaan ini.
3. Tukang foto keliling
Dulu, fotografi masih merupakan hal yang langka dan mewah.
Oleh karenanya, profesi tukang foto keliling sangat banyak dan mudah dijumpai di tempat wisata maupun berkeliling dari rumah ke rumah.
Namun, sekarang masyarakat sudah memiliki kamera digital sendiri atau ponsel pintar yang semakin murah lengkap dengan fitur kamera.
Tak heran, profesi ini sudah semakin ditinggalkan karena pelanggannya tak sebanyak dulu.
Tukang foto keliling dadakan sekarang masih bisa ditemui di event-event wisuda.
4. Penjaga wartel (warung telepon)
Penjaga wartel pernah menjadi profesi yang digeluti banyak orang.
Bagaimana tidak, di era pertengahan 90an hingga awal 2000an wartel menjamur di mana-mana.
Pasalnya, saat itu baik telepon rumah maupun telepon genggam masih menjadi barang yang sangat mewah.
Sehingga, masyarakat membutuhkan jasa wartel untuk melakukan panggilan telepon.