Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Rujak Bokin, Sajian Segar dan Pedas Asal Kuningan yang Punya Aroma Khas

Editor: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rujak bokin.

TRIBUNTRAVEL.COM - Rujak sudah pasti tidak asing di teling masyarakat Indonesia.

Rujak juga tak hanya identik dengan buah-buahan, tapi beberapa menu rujak juga ada yang dicampur sayuran.

Rasa pedas yang terkandung dalam rujak, membuat mereka yang doyan pedas selalu kangen akan rujak.

Tak hanya pedas, sajian campuran bumbu rujak juga dapat menghasilkan aroma yang sangat khas.

Satu sajian ruka di antaranya adalah Rujak Bokin di Blok Desa, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Rujak yang telah ada sejak puluhan tahun lalu itu kian banyak diminati oleh banyak pengunjung hingga dari luar Kuningan.

Nama Rujak Bokin merupakan singkatan dari nama pemilik rujak yaitu Boja (75) dan Kinoh (66).

Kedua pasutri tersebut sudah membuat usaha rujak tersebut sejak puluhan tahun lalu.

Rujak Bokin ini di daerahnya disebut Uleg.

Rujak terdiri dari campuran bumbu rujak dan buah yang begitu komplit.

"Kalau saya ada turunan juga dari saudara dulu yang merupakan penjual rujak. Saya bisa membuat rujak juga sejak tahun 1964 sewaktu masih kelas 4 SD," ujar Kinoh saat ditemui Minggu (18/3/2018) sore.

Rujak Bokin dibuat dari beberapa bumbu rujak di antaranya asam, gula, cabai, garam, dan terasi.

Semua bumbu diulek sangat halus.

Setelah halus, buah-buahan yang sudah diiris akan dimasukkan ke dalam bumbu.

Setelah tercampur, adonan akan dicampur sedikit kecap dan disajikan menggunakan daun pisang.

Halaman
12