TRIBUNTRAVEL.COM - Berencana mendaki Gunung Merbabu via Suwanting?
Pas banget, TribunTravel punya itinerary yang bisa membantumu menyurun rencana perjalanan.

Jalur Suwanting telah laman menjadi tujuan pendakian favorit bagi banyak pendaki.
Jalur ini dikenal akan pemandangan alamnya yang menakjubkan dan memanjakan mata sepanjang perjalanan menuju puncak.
Baca juga: Itinerary Wisata Kuliner Singkawang 2 Hari 1 Malam, Cobain Bubur Gunting hingga Bakmi Kepiting Oukie
Nah, kalau kamu berniat mendaki Gunung Merbabu via jalur Suwanting, TribunTravel telah menyiapkan itinerary khusus untukmu.
Keberangkatan dimulai dari Magelang dengan menggunakan sepeda motor pribadi.
Untuk bujet yang harus disiapkan yakni mulai dari Rp 295 ribu per orang.
Bujet sudah mencakup kebutuhan utama seperti transportasi, tiket masuk, persewaan perlengkapan, logistik, dan keperluan lainnya.
Yuk, simak informasi lengkap dari TribunTravel sebagai panduan mendakimu!
Baca juga: Sambal Bakar Indonesia Resmi Buka Cabang ke-27 di Cikeas Bogor, Cek Promo dan Menu Spesialnya
ITINERARY PENDAKIAN GUNUNG MERBABU VIA SUWANTING
Hari 1 – Menuju Basecamp Suwanting
09:00 – Berangkat dari pusat kota Magelang
10:00 – Tiba di Basecamp Suwanting
10:30 – Registrasi dan pengecekan perlengkapan
12:00 – Istirahat & makan siang

13:00 – Mulai pendakian dari Basecamp ke Pos 1 (1.5 jam)
14:30 – Tiba di Pos 1, istirahat sebentar
15:00 – Lanjut ke Pos 2 (1 jam)
16:00 – Tiba di Pos 2, dirikan tenda, makan malam
18:00 – Istirahat, tidur
Baca juga: Pesona Pantai Glagah di Kulon Progo, Punya Laguna dan Pemecah Ombak yang Unik
Hari 2 – Menuju Puncak & Turun Kembali
02:00 – Bangun, sarapan ringan
02:30 – Summit attack ke Puncak Kenteng Songo (3–4 jam)
06:00 – Sunrise di puncak
07:00 – Turun kembali ke Pos 2 (2 jam)

09:00 – Sarapan, istirahat
11:00 – Bongkar tenda, lanjut turun ke Basecamp
14:00 – Tiba di Basecamp Suwanting
15:00 – Bersih-bersih, makan siang
16:00 – Perjalanan pulang ke pusat kota Magelang
Baca juga: Itinerary Pasuruan 3 Hari 2 Malam dari Surabaya Buat Liburan Akhir Pekan, Siapkan Bujet Rp 880 Ribu
Estimasi Biaya Pendakian
Transportasi (bbm) | Rp 30.000 |
Tiket masuk dan registrasi pendakian | Rp 35.000 - Rp 50.000 |
Sewa alat (tenda, matras, dll) | Rp 100.000 - Rp 200.000 |
Makanan dan logistik | Rp 100.000 - Rp 150.000 |
Parkir kendaraan (jika membawa) | Rp 10.000 - 20.000 |
Total | Rp 295.000 - Rp 480.000 |
Perlengkapan yang wajib dibawa:
- Jaket gunung & pakaian hangat
- Sepatu trekking/sandal gunung
- Headlamp/senter
- Sleeping bag & matras
- Tenda (jika camping)
- Peralatan masak (kompor, gas, nesting)
- Makanan & minuman cukup
- P3K pribadi & obat-obatan
- Trash bag (jangan tinggalkan sampah)
*Disclaimer:
- Jika bepergian bersama, biaya bisa lebih hemat.
- Biaya dan tarif di atas bisa berubah sewaktu-waktu.
6 Tips Mendaki Gunung saat Musim Kemarau
Berikut tips mendaki saat musim kemarau yang dikutip dari blog Eiger Tropical Adventure.
1. Cobalah pilih dengan cermat gunung yang jadi tujuan
Dari Berbagai trackrecord gunung Indonesia, ada beberapa gunung yang mengalami kebakaran saat musim kemarau tiba.
Untuk itu bagi para kamu yang hendak memilih sebelum melangkah.
Meluangkan waktu menikmati kemarau di gunung memang seringkali membuat orang tidak sabar.
Untuk itu coba lebih cermat dalam mempertimbangkan risiko dan kemungkinan lain yang berdampak pada anda.
2. Mempersiapkan fisik dan mental
Usahakan sebelum mendaki, fisikmu sudah terlatih.
Mendaki dimusim kemarau membutuhkan kekuatan fisik yang bugar.
Tidak hanya itu mental yang kuat juga dibutuhkan saat mendaki.
Sebab di jalur pendakianmu akan medapati jalur terjal berdebu dan berbatu.
Jadi persiapkan sebaik mungkin.
3. Gunakan perlengkapan mendaki yang tepat
Dalam memilih perlengkapan yang tepat, tentunya aspek keamanan harus terpenuhi.
Pergunaan sepatu gunung diatas mata kaki supaya terhindar dari cidera ketika terpleset.
Selain itu berguna agar menghalau krikil yang masuk.
Kemudian gunakan pakaian yang menyerap keringat dan sejuk di cuaca panas.
Selain itu sediakan baju ganti dan jaket gunung yang mampu menepis dinginnya udara di hutan gunung saat kemarau.
4. Persiapkan bekal logistik yang cukup.
Ketika kamu memulai perjalanan disiang hari maka kebutuhan logistik harus diutamakan.
Sebab dalam kondisi kemarau di siang bolong, trek pendakian akan terasa 2 kali lebih berat.
Untuk itu asupan nutrisi dan air yang cukup akan menunjang perjalanan anda.
Pastikan kebutuhan air tercukupi dan jangan biarkan perut kosong dalam waktu lama.
Upaya tersebut bertujuan menghindarkan anda dari bahaya dehidrasi dan hipotermia.
5. Membawa penutup hidung, masker, atau buff.
Gunakanlah perlengkapan semacam masker dan sebagainya.
Supaya menjaga saluran pernafasan anda dari debu di sepanjang trek pendakian.
Selain itu menggunakan kacamata juga penting untuk mencegah benda asing masuk ke mata.
6. Bawalah P3K dasar
Mencegah lebih baik daripada tidak sama sekali.
Memprediksi risiko yang akan diterima lebih baik sebelum mendaki.
Seringkali pendaki terpeleset ketika melewati trek yang kering dan berdebu.
Atau biasanya mereka mengalami sesak napas akibat debu yang mengepul.
Jadi penting untuk kamu tahu, pencegahan dan persiapan yang matang sangat dianjurkan.
Baca juga: Itinerary Wisata Kuliner Bukittinggi 2 Hari 1 Malam, Cobain Nasi Kapau Uni Lis hingga Pical Sikai
(TribunTravel.com/mym)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.