Breaking News:

Pria Ketahuan Bawa 226 kg Daging Beku di dalam Koper Ditangkap Pihak Imigrasi Bandara Changi

Seorang pria ketahuan bawa 226 kg daging beku di dalam koper ditangkap pihak Imigrasi Bandara Changi Singapura.

Tony Prats /Pixabay
Seorang pria ditangkap pihak Imigrasi Bandara Changi Singapura karena ketahuan membawa lebih dari 200 kg daging beku di dalam kopernya. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria ditangkap pihak Imigrasi Bandara Changi Singapura karena ketahuan membawa lebih dari 200 kg daging beku.

Pria berwarna negara China Wang Liansheng (68) memasukkan daging tersebut ke dalam kopernya.

Seorang pria ditangkap pihak Imigrasi Bandara Changi Singapura karena ketahuan membawa lebih dari 200 kg daging beku.
Seorang pria ditangkap pihak Imigrasi Bandara Changi Singapura karena ketahuan membawa lebih dari 200 kg daging beku. (Pixabay/ JoshuaWoroniecki)

Ia membawa berbagai daging beku termasuk daging kelinci dan kambing.

Wang Liansheng didenda 17.500 dolar Singapura atau sekira Rp 186 juta pada hari Kamis karena mengimpor secara ilegal berbagai macam produk daging ke Singapura, menurut laporan Badan Pangan Singapura (SFA) dan Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA), dilansir dari Stomp Straits Times, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Viral Air Terjun Berwarna Biru Gara-gara Pesta Gender Reveral, Suami Istri Dikecam Publik

Pada tanggal 8 Juni, petugas SFA disiagakan oleh ICA terhadap bagasi yang ditemukan berisi berbagai macam produk daging di Bandara Changi.

Tonton juga:

Kedelapan bagasi milik Wang itu berisi 226 kg produk daging beku seperti daging ayam, sapi, babi, kambing, dan kelinci dari China.

Barang kiriman ilegal itu disita dan dimusnahkan.

Dalam kasus lain, warga Singapura Tan Kay Huat, 74, didenda 2.000 dolar Singapura atau sekira Rp 21 juta pada hari Kamis karena mengimpor sayuran segar secara ilegal untuk dijual.

SFA mengatakan petugasnya pada 22 Maret telah memeriksa sebuah truk Malaysia yang membawa produk makanan yang dikirim ke Tan and Chng Vegetable Seeds and Enterprise di Pusat Grosir Pasir Panjang.

Petugas menemukan bahwa Tan, pemegang lisensi dan pemilik tunggal perusahaan, secara ilegal mengimpor 55 kg sayuran segar, termasuk caixin, daun bawang dan daun ubi jalar, dari Malaysia.

Ilustrasi sayur-sayuran
Ilustrasi sayur-sayuran (pexels.com)

Baca juga: Viral Video Sepasang ABG Lakukan Hal Tak Senonoh di Kawasan Wisata Tawangmangu

Sayuran yang tidak diumumkan atau ilegal disita.

SFA mengatakan impor pangan harus memenuhi persyaratan, buah-buahan dan sayuran hanya dapat diimpor oleh importir berlisensi, dan setiap pengiriman harus dinyatakan dan disertai dengan izin impor yang sah.

Dikatakan: "Sayuran yang diimpor secara ilegal berasal dari sumber yang tidak diketahui dan dapat menimbulkan risiko keamanan pangan (misalnya, jika tidak diatur atau menggunakan pestisida tingkat tinggi)."

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved