Breaking News:

Liburan Akhir Pekan

Harga Tiket Masuk Taman Ujung Sukasada Terbaru 2022, Wisata di Bali untuk Liburan Akhir Pekan

Taman Ujung Sukasada, satu tempat wisata terbaik di Karangasem Bali untuk liburan akhir pekan.

Manuae, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons
Taman Ujung Sukasada, satu tempat wisata terbaik di Bali 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin liburan akhir pekan yang berbeda di Bali, tempat wisata di Karangasem ini bisa jadi pilihan.

Nama tempat wisata di Bali ini adalah Taman Ujung Sukasada.

Baca juga: 3 Resep Telur Ceplok untuk Ide Sarapan Enak, Bisa Pakai Bumbu Iris dan Bali

Pengunjung yang sedang mengabadikan foto di Taman Ujung Sukasada, Bali
Pengunjung yang sedang mengabadikan foto di Taman Ujung Sukasada, Bali (manua, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: Kemenparekraf Sebut Bali Jadi Tujuan Wisata Pernikahan Terbaik di Dunia

Taman Ujung Sukasada berlokasi di Banjar Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali.

Taman Ujung Sukasada merupakan satu tempat wisata di Bali yang sering dijadikan sebagai latar belakang foto prewedding.

Baca juga: Mampir ke Warung Siobak Favorit Singaraja, Tempat Makan Siang Enak dan Murah di Bali

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bakal Terapkan Sistem Buka-Tutup Selama KTT G20 di Bali

Bahkan Taman Ujung Sukasada lebih dikenal dengan tempat terbaik untuk prewedding daripada sebagai Destinasi Wisata Bali.

Taman Ujung Sukada atau biasa disebut Water Palace sendiri merupakan taman yang dimiliki oleh kerajaan Bali Kuno yang menjadi sebuah tempat peristirahatan raja dan keluarga Kerajaan Karangasem.

Selain itu, Taman Ujung Sukasada juga dijadikan sebagai tempat bersemedi dan menjamu tamu kerajaan.

Sejarah Taman Sukasada

Pada tahun 1901 Taman Ujung Soekasada mulai dibangun dengan nama kolam Dirah.

Mengutip dari tourism.karangasemkab.go.id, kolam Dirah mempunyai arti yaitu kolam tempat pembuangan bagi orang-orang yang menguasai ilmu hitam.

Taman Ujung dibangun oleh Raja Karangasem bernama I Gusti Bagus Jelantik yang memiliki gelar nama Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Kemudian, pada tahun 1909, barulah raja Karangasem memerintahkan arsitektur Belanda bernama Van Den Hentzdan arsitektur orang Tiongkok bernama Loto Ang.

Tujuannya untuk mengembangkan kolam Dirah menjadi tempat peristirahatan Raja Karangasem dan pembangunan tempat peristirahatan raja ini juga dibantu oleh arsitek lokal yang berasal dari Kerajaan Karangasem.

Harga Tiket Masuk di Taman Ujung Sukasada

Pemandangan Taman Ujung Sukasada di Bali
Pemandangan Taman Ujung Sukasada di Bali (Manuae, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: World Tourism Day 2022 Sukses Digelar di Bali, Sandiaga Uno: Momentum Bangun Pariwisata Pascapandemi

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved