Breaking News:

Punya Tanggung Jawab Besar, Simak Cara Pilot Berjuang Menghadapi Masalah Kesehatan Mental

Banyak tanggung jawab yang harus dipikul seorang pilot, membuatnya berpotensi berjuang menghadapi masalah kesehatan mental.

pexels.com/Matheus Bertelli
Ilustrasi pilot. Pada dasarnya, pekerjaan seorang pilot maskapai penerbangan berpotensi membuat stres lantaran banyak tanggung jawab yang dipikul. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada dasarnya, pekerjaan seorang pilot maskapai penerbangan berpotensi membuat stres.

Bagaimana tidak, pilot harus bertanggung jawab mengemudikan pesawat yang pastinya bernilai sangat mahal dan seluruh penumpang di dalamnya.

Ilustrasi pilot yang tidur ketika menerbangkan pesawat.
Ilustrasi pilot yang tidur ketika menerbangkan pesawat. (StockSnap /Pixabay)

Pilot juga harus mematuhi banyak peraturan, serta harus berkomunikasi secara baik dengan orang lain.

Banyak tanggung jawab yang harus dipikul, ditambah lagi dengan tanggung jawab pribadi seperti keluarga dan semacamnya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Ibu-Anak Jadi Pilot & Kopilot, Bersama Terbangkan Pesawat Boeing

Hal itu tentu dapat menimbulkan masalah serius bagi kesehatan mental seorang pilot.

Melansir Simple Flying, Rabu (7/9/2022), banyak pilot takut kehilangan sertifitkasi medis mereka karena dugaan masalah kesehatan mental.

Tinjauan situs web Administrasi Penerbangan Federal (FAA) menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental yang parah merupakan ancaman untuk mempertahankan sertifikasi medis penerbang kelas satu, yang harus diterbangkan oleh pilot maskapai Amerika Serikat.

Masalah yang lebih serius seperti penyalahgunaan zat, psikosis, gangguan bipolar, gangguan kepribadian, penyakit jantung, atau gangguan penglihatan adalah penyebab yang kuat untuk menangguhkan atau mencabut sertifikasi medis.

Selain itu, beberapa obat mungkin mengharuskan pilot untuk tidak terbang selama jangka waktu tertentu.

Baca juga: Viral Pilot Ancam Batalkan Penerbangan Lantaran Penumpang Sebar Foto Telanjang

FAA juga mewajibkan Pemeriksa Medis Penerbangan melakukan pemeriksaan terhadap pilot maskapai penerbangan secara berkala.

Di antara yang diperiksa bersamaan dengan jantung dan penglihatan adalah kunjungan ahli kesehatan, obat-obatan yang diminum dan sejenisnya.

Jika Pemeriksa Medis Penerbangan memiliki kekhawatiran, Kantor Kedokteran Dirgantara FAA dapat dengan mudah dikonsultasikan.

“FAA mendorong pilot untuk mencari bantuan jika mereka memiliki kondisi kesehatan mental karena sebagian besar, jika dirawat, tidak mendiskualifikasi pilot untuk terban,” kata FAA.

Ilustrasi pilot saat menerbangkan pesawat
Ilustrasi pilot saat menerbangkan pesawat (Unsplash/Caleb Woods)

Ini juga merupakan ide yang baik bagi pilot maskapai penerbangan untuk mencari serikat pekerja mereka sebagai solusi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved