Breaking News:

Stabilkan Harga Tiket Pesawat, Menhub Budi Karya Beberkan Sejumlah Upaya yang Akan Ditempuh

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

Instagram/ @lionairgroup
Ilustrasi tiket pesawat Lion Air Group. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Harga tiket pesawat kini memang tengah mengalamai kenaikan.

Untuk mengatasi kenaikan harga tiket pesawat tersebut, Kementerian Perhubungan terus berusaha untuk menemukan solusi yang tepat.

Ilustrasi tiket pesawat. Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat.
Ilustrasi tiket pesawat. Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat. (Pixabay.com/StockSnap)

Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun telah membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

Langkah tersebut sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Simpang Joglo Dibangun, Kemenhub dan Pemkot Solo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Arahan dari presiden diharapkan dalam membantu mengendalikan inflasi di Indonesia, khususnya dari sektor transportasi.

Melansir siaran pers resmi dephub.go.id, Jumat (19/8/2022), Budi Karya memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Menindaklanjuti arahan bapak Presiden, kami telah dan akan membahasnya lebih detail dan intensif dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah daerah.

Kami pun telah berkirim surat kepada pemerintah daerah untuk turut mendukung konektivitas dengan turut membantu memastikan tingkat keterisian penumpang, memberikan subsidi dan insentif lainnya.

Harga avtur memang mengakibatkan harga tiket naik, tetapi ada strategi pengelolaan yang harus dikoordinasikan secara detail sehingga harga tiket bisa tetap terkendali dan tidak memberikan efek kenaikan inflasi yang terlalu tinggi."

Menhub mengungkapkan, di beberapa daerah, tingkat keterisian (okupansi) pesawat hanya 50 persen atau bahkan kurang.

Baca juga: Kemenhub Lakukan Uji Coba Runway Bandara Halim Perdanakusuma, Siap Beroperasi September 2022

Maka dari itu, pemerintah daerah didorong untuk turut memberikan subsidi dan juga turut memasarkan agar okupansi penumpang pesawat meningkat.

“Kalau tingkat keterisian bisa naik maka harga akan terkendali, karena harga tiket berbanding lurus dengan tingkat keterisian,” ujar Menhub.

Sejumlah upaya telah dilakukan Kemenhub untuk mengendalikan harga tiket di tengah naiknya harga avtur dunia.

Seperti halnya menetapkan kebijakan pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 0,- (nol rupiah) atau 0 persen (nol persen) terhadap Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U), yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) melalui Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved