Breaking News:

Asyik Mandi di Sungai, Gadis 13 Tahun Mendadak Diserang Buaya, Temannya Teriak Histeris

Seorang gadis 13 tahun tak menyangka dirinya akan diserang buaya ketika tengah mandi di sungai.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
S. Hermann & F. Richter /Pixabay
Ilustrasi buaya di perairan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Insiden penyerangan yang dilakukan buaya kepada manusia, bukanlah hal baru.

Banyak kasus buaya menyerang manusia dan memangsa hidup-hidup.

Hidup di alam liar berdampingan dengan buaya memang menjadi hal yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Pria Cari Cacing untuk Mancing Ikan, Justru Diserang 3 Buaya di Kolam Pemancingan

Bagaimana tidak, hewan reptil bergigi tajam ini mampu menyerang siapa saja yang dianggap mengusik habitatnya.

Baru-baru ini seorang gadis berusia 13 tahun tewas setelah mandi di sungai.

Buaya yang sedang berjemur
Buaya yang sedang berjemur (D Mz / Pixabay)

Diketahui gadis tersebut diseret dan dimangsa buaya di sungai Hunyani Zimbabwe.

Gadis bernama Nomatter Raymond baru berada di dalam air beberapa menit ketika seekor buaya muncul tiba-tiba dan menyeretnya, menurut laporan Herald dilansir dari Daily Star, Rabu (4/5/2022).

Insiden mengerikan tersebut dilihat teman-teman Nomatter, yakni Lynette Mazowe (14) dan Angela Chiedza (12) yang sedang memancing di dekatnya dan berteriak minta tolong.

Penduduk desa langsung bergegas ke daerah itu dan memulai pencarian, namun buaya menghilang bersama tubuh Nomatter.

Inspektur Polisi Pusat Mashonaland Milton Mundembe mengatakan mayatnya ditemukan dua hari kemudian sekira 70 meter dari lokasi kejadian.

Selain luka dalam dari gigi buaya di pinggang dan punggung Nomatter, seorang petugas medis menemukan gadis ini mengalami luka patah ibu jari dan pergelangan tangan.

Baca juga: Viral Video Buaya Kabur Pecahkan Kaca Mobil saat Akan Dipindahkan dari Kebun Binatang

Baca juga: Buaya Raksasa Muncul di Sungai Konaweha Sulawesi Tenggara, Sempat Memangsa Seorang Remaja

Diduga karena berusaha melawan serangan buaya tersebut.

Ia pun menceritakan kronologinya, "Nomatter pergi dengan adik perempuannya berusia delapan tahun untuk mencuci piring di Sungai Hunyani."

"Setelah mencuci piring, gadis ini meminta adiknya untuk kembali membawa piring ke gudang ladang, sementara dirinya tetap di sungai untuk mandi," imbuh Milton.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved