TRIBUNTRAVEL.COM - Pilot merupakan profesi utama yang mengendalikan pesawat selama penerbangan.
Dikatakan demikian karena pilot memiliki tugas untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas keselamatan penumpang di pesawat.
Namun, pernahkah kamu tahu apa saja sebenarnya yang dilakukan pilot selain mengemudikan pesawat?
Ya, rupanya selama di kokpit pesawat, tugas seorang pilot tak hanya menjalankan pesawat saja.
Hal ini disampaikan langsung oleh seorang pilot dalam sebuah pernyataan.
Dilansir melalui Express.co.uk, Jumat (4/3/2022), Patrick Smith, seorang pilot dan penulis Cockpit Confidential lantas berbagi rahasia.

Pertama, dari seorang pilot dari maskapai besar Inggris yang terbang jarak pendek, menjelaskan apa perannya.
“Setelah lepas landas, kami memantau pesawat dengan cermat untuk memastikan kami mencapai ketinggian jelajah dengan aman,” katanya kepada Express.co.uk.
“Begitu kita berada di dalam pesawat, pilot yang terbang akan mulai menyiapkan pesawat untuk mendarat," tambahnya.
“Pilot lainnya akan menyelesaikan kertas kerja yang berkaitan dengan pemeriksaan bahan bakar, memperoleh cuaca di bandara dalam perjalanan dan tujuan," lanjutnya lagi.
“Setelah kedua pilot menyelesaikan tugas mereka, mereka akan mulai membuat rencana singkat tentang bagaimana mereka akan melakukan pendaratan yang aman dan mendarat di tempat tujuan,” timpalnya.
Baca juga: Penumpang Diminta Mengaktifkan Mode Pesawat Selama Penerbangan, Pramugari Ungkap Alasannya
TONTON JUGA:
Ia menjelaskan, pada penerbangan jarak jauh, seringkali ada periode waktu yang lama dengan sedikit yang harus dilakukan.
Namun, tidak menutup kemungkinan kalau penerbangan itu juga menjadi yang sangat sibuk.
“Beban kerja di kokpit pasang surut,” kata Smith.
“Ada perjalanan panjang di mana tidak banyak yang terjadi, dan percakapan sederhana biasanya merupakan cara terbaik untuk tetap waspada dan terlibat selama periode tersebut," tambahnya.
Baca juga: Pramugari Ungkap Makanan Terburuk untuk Dibawa ke Pesawat, Bikin Awak Kabin Muntah dengan Aromanya
Pilot Ungkap Tips Terbaik Atasi Turbulensi, Termasuk Hindari Minum Alkohol

Turbulensi menjadi hal yang umum selama penerbangan berlangsung.
Meski demikian, masih banyak penumpang yang khawatir dan takut saat pesawat mengalami turbulensi.
Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, seorang pilot membagikan tips terbaiknya.
Melansir laman Express, Minggu (20/2/2022), pilot bernama Simon tersebut memberikan kiat-kiat terbaiknya melalui sebuah video yang diunggah di TikTok.
Tentu saja, tips dari pilot ini sangat memabantu bagi penumpang yang berjuang melawan rasa takut terhadap turbulensi.
Simon berkata, "Apakah turbulensi membuat anda takut? Jika demikian, cobalah kiat-kiat terbaik dari seorang pilot maskapai penerbangan untuk membantu anda melewatinya."
"Yang pertama, hindari alkohol. Ini meningkatkan tingkat kecemasan dan itu akan membuat anda merasa sakit ketika turbulensi datang. Alkohol tidak akan menjadi campuran yang baik untuk membuat anda melewatinya," tambahnya.
Baca juga: Pilot Berbagi Pengalaman Paling Mengerikan saat Bertugas, Ban Meletus hingga Sayap Pesawat Berlubang
Baca juga: Pilot Bagikan Rahasia Mengatasi Rasa Cemas Saat Terjadi Turbulensi, Apa Saja?
Sementara beberapa penumpang berpikir bahwa alkohol membantu menenangkan saraf mereka, ternyata itu bisa meningkatkan tingkat kecemasan.
Minum alkohol di bandara juga bisa membuat penumpang merasa tidak enak badan jika penerbangannya dilanda turbulensi.
Simon menambahkan, "Hal lain yang bisa dilakukan adalah membaca buku. Ini berlaku bagi mereka yang gemar membaca"
"Namun, bagi saya itu tidak bagus. Membaca tulisan-tulisan kecil dengan posisi terombang-ambing, itu juga akan meningkatkan peluang untuk merasa sakit," imbuhnya.
Menurut Simon, ia lebih suka tetap mengaktifkan hiburan dalam pesawat, mendapatkan film yang bagus, dan mencoba keluar dari kecemasan yang melanda.
Pengalihan adalah cara yang baik untuk mengurangi kecemasan jika pesawat mengalami turbulensi.
Untungnya, penerbangan jarak jauh sekarang memiliki banyak hiburan.
Dia menambahkan, "Metode lain adalah menutup mata, berbaring, berpura-pura berada di tempat tidur gantung yang berayun."
Penumpang juga bisa membayangkan mereka mengambang di lautan yang indah jika itu dapat membantu untuk menenangkan.
Simon berkata, "Kalau begitu bicaralah dengan kru. Setiap kali ada penumpang yang cemas, saya turun dan saya mencoba meyakinkan mereka, memberi tahu mereka bahwa pesawat itu benar-benar aman."
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari turbulensi, semuanya baik-baik saja," ungkapnya.
Baca juga: Kisah Tragis Penerbangan Aeroflot 6502, Pesawat yang Jadi Taruhan Pilot hingga Berujung Maut
Baca juga: Terbang saat Cuaca Buruk, Coba Tips Sederhana dari Pilot untuk Hindari Rasa Sakit
Kepastian dari kru dan pilot dapat membantu menenangkan penumpang yang cemas selama turbulensi.
Penumpang harus selalu mengenakan sabuk pengaman selama turbulensi dan mengikuti instruksi kru.
Seorang warganet berkomentar, "Mengalami turbulensi yang menakutkan dalam perjalanan ke Miami, bahkan awak kabin tampak ketakutan."
"Mereka disuruh duduk dalam waktu yang lama, troli ditinggalkan dan minuman berguling-guling di lantai," tuturnya.
Penumpang lebih cenderung mengalami turbulensi pada rute-rute tertentu karena cuaca atau padatnya jalur penerbangan.
New York ke London adalah salah satu perjalanan di mana penumpang kemungkinan besar akan mengalami turbulensi.
Begitu pula dengan penerbangan dari London ke Glasgow, kondisi ini sering disebabkan oleh cuaca berangin dan hujan di Inggris.
Meskipun mungkin terasa menakutkan, turbulensi tidak berbahaya dan pesawat modern dibuat untuk dapat mengatasinya.
(TribunTravel/Zed)
Baca selengkapnya soal rahasia penerbangan di sini.