Breaking News:

Gara-gara Ikuti Arah Google Maps, Sekeluarga Nyasar ke Hutan dan Dievakuasi Basarnas

Google Maps tak selamanya mengantarkan kita ke tempat tujuan dengan benar. Seringkali mengantarkan  melalui jalur-jalur atau rute yang sulit.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
Unsplash/henry perks
Ilustrasi menggunakan aplikasi Google Maps di jalan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Saat bepergian ke tempat baru, kita kerap kali menggunakan aplikasi penunjuk arah.

Google Maps misalnya.

Namun Google Maps tak selamanya mengantarkan kita ke tempat tujuan dengan benar.

Bahkan seringkali aplikasi tersebut mengantarkan penggunanya melalui jalur-jalur atau rute yang sulit.

Hal ini dialami sebuah keluarga yang mendadak nyasar ke hutan setelah mengikuti rute yang diarahkan Google Maps.

Keluarga tersebut diketahui bepergian dari Samarinda menuju Bontang.

Baca juga: Viral di Twitter, Kondisi TMII Disebut Terbengkalai Setelah Diambil Alih Pemerintah

Bukannya sampai di Bontang, satu keluarga tersebut tersesat di jalan hauling perusahaan batubara yang terletak di dalam hutan.

Tepatnya di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Petugas mengevakuasi korban yang tersesat.
Petugas mengevakuasi korban yang tersesat. (HO/BASARNAS)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim-Kaltara, Melkianus Kotta menjelaskan, satu keluarga tersebut berisikan empat orang.

Yaitu pasangan suami istri dan dua orang anaknya yang masing-masing Agus (30), Melani (26), Febiyana (5) dan Ramaditya (9 bulan).

Dilaporkan satu keluarga tersebut berjalan berangkat mobil pada Jumat (21/1/2022) sekira pukul 05.00 WITA.

Korban beserta istri dan dua anaknya keluar dari gerbang tol Palaran dan berencana menuju ke Bontang dengan mengikuti Google Maps.

"Namun korban salah jalan sehingga memasuki jalan tanah di tengah hutan dan kendaraan yang digunakan amblas," ujarnya, dikutip TribunTravel dari TribunKaltim.co.

Beruntung, kata Melkianus, korban masih bisa berkomunikasi dengan keluarga dan petugas.

Baca juga: Jembatan Gantung Girpasang Viral, Kunjungan Wisata ke Kawasan Lereng Gunung Merapi Membludak

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved