Breaking News:

Kasus Covid-19 Melonjak, Nepal Hanya Perbolehkan Warga yang Sudah Vaksin Masuk Hotel hingga Restoran

Nepal melaporkan 1.357 kasus baru pada hari Senin, yang merupakan lonjakan terbesar sejak September tahun lalu.

Nepal Tourism Board
Kota Patan, di Selatan Kathmandu, Nepal 

TRIBUNTRAVEL.COM - Nepal melarang pertemuan publik dalam jumlah besar dan menutup sekolah di seluruh wilayah selama hampir tiga minggu.

Hal ini diungkapkan para pejabat negara, Senin (10/1/2022) setelah lonjakan kasus virus corona di Negara Himalaya.

Nepal melaporkan 1.357 kasus baru pada hari Senin, yang merupakan lonjakan terbesar sejak September tahun lalu.

Kasus baru ini menjadikan total kasus Covid-19 di Nepal menjadi 833.946 sejak pandemi dimulai.

Sementara jumlah kematiannya akibat virus corona adalah 11.606.

Dikutip TribunTravel dari laman Channel News Asia, Selasa (11/1/2022), juru bicara Kementerian Dalam Negeri Pradip Kumar Koirala mengatakan, pertemuan publik seperti rapat umum politik dan acara keagamaan yang melibatkan lebih dari 25 orang telah dilarang.

"Masuk ke hotel, restoran, gedung bioskop dan kantor publik serta taman mulai 21 Januari 2022 hanya diperbolehkan bagi mereka yang memiliki bukti vaksinasi virus corona," kata Koirala kepada Reuters.

Sebelumnya, pemerintah Nepal telah memerintahkan sekolah ditutup selama hampir tiga minggu hingga 29 Januari.

Juru bicara Kementerian Pendidikan Nepal Deepak Sharma mengatakan, ajakan untuk vaksin anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun di sekolah akan terus berlanjut.

"Sekolah harus memberi tahu siswa tentang waktu dan tanggal kapan mereka harus pergi ke sekolah dan menerima suntikan," kata Sharma.

Pihak berwenang berharap penutupan sekolah akan membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah kekhawatiran varian baru Omicron yang lebih cepat.

Pekan lalu, pemerintah meminta rumah sakit untuk bersiap menghadapi peningkatan jumlah pasien karena kasus COVID-19 bisa naik drastis.

Rumah sakit telah diperintahkan untuk menjaga pasokan oksigen yang memadai dan meminta staf selalu siap.

Nepal telah melaporkan 27 kasus infeksi Omicron, tetapi tidak ada kematian karenanya.

Nepal telah memberikan dua suntikan vaksin COVID-19 kepada 37 persen dari 30 juta populasinya sejak upaya inokulasi dimulai setahun lalu. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Harga Tiket Masuk Svargabumi, Nepal van Java, dan 4 Tempat Wisata Hits di Magelang

Baca juga: Sambut Kembali Wisatawan Asing, Nepal Buka Penerbangan Untuk Nikmati Keindahan Gunung Everest

Baca juga: Kabupaten Magelang Masuk Zona Merah, Nepal Van Java Ditutup Sementara

Baca juga: Kunjungi Magelang, Sandiaga Uno Lebih Pilih Menginap di Nepal van Java daripada Hotel Berbintang

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved