TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin liburan yang berbeda saat berada di Jogja?
Kamu bisa mengunjungi air terjun.
Jogja memiliki sejumlah air terjun terbaik yang cocok dikunjungi untuk liburan akhir pekan.
Dilansir dari TribunJogja, berikut 7 air terjun terbaik di Jogja buat liburan akhir pekan bareng sahabat dan keluarga.
1. Air Terjun Kedung Pedut

Baca juga: Liburan di Jogja, Mampir ke 5 Tempat Makan Unik dengan Pemandangan Gunung Merapi yuk
Satu tempat yang bisa dikunjungi ketika wisatawan berlibur ke Jogja adalah Air Terjun Kedung Pedut yang terletak di Kulonprogo.
Mungkin nama itu masih terdengar asing, tetapi air terjun tersebut memberikan keindahan panorama alam yang berbeda dari destinasi lainnya.
Uniknya, air terjun ini seolah-olah memiliki dua warna air, yakni hijau tosca dan putih.
Perubahan warna ini karena pengaruh batuan dasar sungai yang larut dengan air perlahan.
Mendengar gemericik air yang segar membuat kamu ingin berenang bukan?
Di Air Terjun Kedung Pedut, wisatawan diperbolehkan untuk berenang, melepaskan penat usai menghadapi pekerjaan.
Perlu diperhatikan, kolam renang di Air Terjun Kedung Pedut adalah kolam alami.
Artinya, terbentuk oleh faktor alam, sehingga tak ada campur tangan manusia di situ.
Dengan begitu, kedalaman kolam acapkali berbeda, ada yang dua meter, adapula yang tiga meter.
Untuk itu, bagi kamu yang membawa buah hati ke daerah ini, perlu diperhatikan keselamatannya.
2. Air Terjun Lepo Dlingo

Baca juga: 8 Tempat Sarapan Enak di Jogja, Wajib Coba Nasi Rames di Warung Pojok Mbak Yuni
Selain terkenal hutan pinusnya, Dlingo juga mempunyai wisata air terjun.
Karakteristik air terjun ini mirip dengan Erwans Falls yang terletak di Thailand.
Air terjun ini terkenal dengan nama Ledok Pokoh karena letaknya di Desa Pokoh, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, jogja.
Seperti air terjun pada umumnya, kolam yang terdapat di kawasan tersebut aman untuk digunakan berenang.
Air terjun ini dikelilingi tebing batu kapur yang memilki tekstur unik sehingga dapat menjadikan seperti air terjun pribadi.
3. Air Terjun Sidoharjo

Baca juga: Uniknya Mi Ayam Bakar di Jogja yang Bikin Pelanggan Rela Antre Berjam-jam
Air Terjun Sidoharjo memberikan daya tarik karena letaknya tersembunyi di balik perbukitan Menoreh Kulon Progo.
Air terjun memiliki ketinggian sekitar 10 meter.
Terbagi menjadi tiga lokasi diantaranya padukuhan Munggang Lor, Padukuhan Gorolangu dan Padukuhan Nyenani.
Lokasi wisata ini dikelilingi oleh tebing bebatuan dan dihiasi tanaman hutan yang masih alami.
4. Air Terjun Grojogan Sewu

Baca juga: Andre Taulany Ajak Keluarga dan Kru Liburan ke Jogja, Sewa Satu Gerbong Kereta Mewah
Grojogan Sewu bisa menjadi alternatif jika ingin wisata air.
Objek wisata air terjun yang lingkungannya masih terasa menyatu dengan alam.
Lokasi Grojogan Sewu terletak di Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Gitumulyo.
Panorama alam yang masih alami, membuat tubuh menjadi rileks dan bersantai sejenak.
Trap-trap atau tingkatan sebanyak seribu membuat orang menyebutnya Grojogan Sewu.
5. Curug Siluwok
Daerah Kulonprogo banyak dianugerahi pemandangan alam yang indah wajib dikunjungi wisatawan, seperti Curug Siluwok.
Air Terjun Silowok memiliki ketinggian air sekira 20 meter dengan debit air yang tergolong rendah, membuat wisatawan bisa merasakan air yang terjun langsung dari ketinggian itu.
Di bawah Curug Siluwok juga terdapat kolam atau sungai kecil yang dapat para pengunjung gunakan untuk berenang.
Tak perlu khawatir, kedalaman kolam ini tidak terlalu dalam sehingga aman untuk bermain air dan berendam dengan puas.
Pastikan kamu membawa baju ganti agar bisa langsung berganti pakaian dari yang basah ke pakaian kering usai puas berendam di kolam curug.
Seperti kebanyakan curug dan spot air terjun, jika datang ke sini disaat musim kemarau maka air akan terlihat jernih, dan sebaliknya jika datang ke lokasi ini pada saat musim penghujan maka air akan terlihat keruh.
Beberapa batu besar maupun tebing di sekitar air terjun dapat dipakai sebagai spot untuk meloncat.
Airnya yang dingin, segar dan juga suasana alam yang masih sejuk membuat para pengunjung yang datang ke kawasan wisata Curug Siluwok menjadi enggan untuk pulang.
Curug Siluwok ini berada di pinggir hutan yang sebagiannya merupakan perkebunan warga setempat.
Sebagian area yang lain terutama yang berdekatan dengan desa sudah dilakukan pengalihan fungsi lahan dijadikan sebagai tanah pertanian.
Aliran air dari air terjun ini diteruskan ke sungai sungai yang kemudian dihubungkan dengan area persawahan.
Bagi kamu yang ingin mengunjungi Curug Siluwok, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Sebaiknya, kamu memakai sandal gunung dan membawa jas hujan, sebab di sepanjang perjalanan menuju ke Curug Siluwok tidak ada tempat yang bisa dijadikan berteduh jika hujan turun.
Air terjun ini dikelilingi oleh tebing bebatuan yang ditumbuhi dengan pepohonan hijau dan juga rindang.
6. Air Terjun Luweng Sampang

Baca juga: 5 Tempat Makan Siang di Jogja dengan Nuansa Unik, Ada yang Hadirkan Wisata Kolam Renang
Memiliki struktur batuan cantik, Air Terjun Luweng Sampang dihiasi dengan batuan-batuan cadas yang berwarna putih, terlihat kontras dengan birunya air.
Batuan itu mudah terkena erosi akibat air yang terus mengalir dari atas, sehingga membentuk garis-garis unik alami.
Hal ini menjadi daya tarik utama Air Terjun Luweng Sampang yang tak kalah dengan panorama alam di luar negeri.
Jika dilihat dengan seksama, batuan itu merupakan batuan kapur.
Kebaradaan batuan kapur bukan hal yang baru di Gunungkidul.
Hal ini karena memang daerah tersebut didominasi bukit kapur.
Sesampainya di sana, kamu akan disambut dengan udara sejuk dibarengi dengan gemericik air, penghapus lelah setelah perjalanan panjang menuju tempat tersebut.
Air terjun ini menawarkan suasana tenang. Debit airnya tidak langsung banter, melainkan pelan-pelan namun pasti.
Jika kita menelusuri arus sungai yang menjadi air terjun maka kita akan menemukan air terjun kedua. Jarak kedua air terjun ini sendiri tak terlalu jauh.
Hingga kini, suasana alamnya masih asri, sayang jika tidak dimasukkan sebagai destinasi wisata akhir pekan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan keasrian alam. Dengan begitu, air terjun ini bisa dinikmati lebih banyak orang dan terjaga kelestariannya.
7. Curug Pulosari

Air terjun yang berada di antara perbatasan Desa Sendangsari dan Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul ini menawarkan panorama keindahan alam yang mempesona.
Tempatnya masih sangat asri.
Udaranya segar alami dan Airnya biru jernih.
"Daya tarik wisatawan ke jurang Pulosari ini karena grojogannya [air yang jatuh] banyak. Tempatnya sidum [teduh] dan banyak tempat untuk istirahat," tutur Wasingah, pedagang makanan dan minuman yang sehari-hari berjualan di Jurang Pulosari.
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul BIKIN FRESH! Rekomendasi 8 Obyek Wisata Air Terjun di Jogja yang Sangat Alami