TRIBUNTRAVEL.COM - Yogyakarta menjadi satu tempat favorit untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Ada berbagai tempat di Yogyakarta yang biasa dikunjungi, satu di antaranya yaitu Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Beberapa hari terakhir, kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta masih dikunjungi wisatawan.
Meski petugas dikerahkan untuk melakukan pengawasan di area wisata, namun banyak turis dari berbagai daerah masih memadati Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Baca juga: Tiket Pesawat ke Yogyakarta untuk Libur Nataru, Naik Lion Air Mulai Rp 690 Ribuan

Untuk mengurai kerumunan wisatawan, wacana pemagaran kawasan wisata Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Istana Negara, hingga bagian depan Benteng Vredeburg masih belum terealisasi.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menjelaskan pihaknya memang hendak melakukan pemagaran di lokasi itu.
Akan tetapi setelah dikoordinasikan dengan instansi terkait, pemagaran baru akan dilakukan beberapa saat menjelang pergantian tahun.
Pemagaran akan dilakukan ketika wisatawan mulai memuncak.
"Ya, pagar di titik nol menjelang tahun baru, nanti mulai kita tutup kawasan itu. Karena memang harus dilakukan berbagai macam pembatasan agar tidak terjadi kerumunan di sana. Tentu harus diantisipasi," urainya, Minggu (26/12/2021).
Menurut Heroe, titik nol kilometer selama ini menjadi salah satu destinasi favorit untuk merayakan malam pergantian tahun.
Baca juga: Laris dan Enak, Cobain 5 Bakso di Yogyakarta untuk Menu Makan Siang
Baca juga: Yogyakarta PPKM Level 2, Tempat Wisata Mulai Dibuka dan Anak-anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk
Tidak hanya wisatawan, penduduk kota pelajar pun banyak yang berbondong-bondong datang, meski sebenarnya tak digulirkan event apapun di lokasi itu.
"Sama halnya di Malioboro, kita tahu semua, di Titik Nol kan kebanyakan mereka di situ saat malam tahun baru. Pasti nanti mereka di sana menunggu saat-saat pergantian tahun. Makanya, kita tak ingin terjadi kerumunan," ujarnya.
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta itu berujar, dengan catatan kasus harian yang sudah sangat melandai, pihaknya tidak boleh lengah menghadapi momen Nataru ini.
Menurutnya, jangan sampai terjadi kerumunan berlebih yang berpotensi pada melonjaknya penularan Covid-19.
"Maka, kita tutup kawasan titik nol, termasuk Alun-alun juga, kita tutup, agar tidak ada kegiatan apapun yang berpotensi mengundang kerumunan," pungkas Heroe.
Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Jumlah Penumpang KAI Daop 6 Yogyakarta Menurun
Baca juga: Terbaru, Harga Tiket Masuk 5 Wisata Candi Populer di Yogyakarta dan Sekitarnya
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul "Sudah Ramai Wisatawan, Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta Baru Dipagari Jelang Pergantian Tahun".