Breaking News:

Aturan Berpakaian Baru di Korea Utara, Tak Boleh Pakai Mantel Kulit Seperti Kim Jong Un

Pemerintah Korea Utara melarang warganya mengenakan mantel kulit karena tak ingin gaya busana Kim Jong Un ditiru.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Gambar oleh Alex_Berlin dari Pixabay
Liburan ke Korea Utara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bukan hal asing lagi jika gaya berbusana warga Korea Utara diatur oleh negara tersebut.

Baru-baru ini Korea Utara melarang warganya mengenakan mantel kulit karena tak ingin gaya busana Kim Jong Un ditiru.

Larangan mengenakan mantel kulit ini berlaku untuk semua pria muda di Korea Utara.

Seorang wanita berdiri di luar toko kebutuhan sehari-hari di jalanan Pyongyang, Korea Utara, Selasa (26/9/2017).
Seorang wanita berdiri di luar toko kebutuhan sehari-hari di jalanan Pyongyang, Korea Utara, Selasa (26/9/2017). (AFP/Ed Jones)

Bahkan polisi dikerahkan untuk menyita mantel kulit dari warga dan penjual di negara tersebut.

Menurut sebuah outlet berita yang tidak disebutkan namanya, yang dilansir dari Insider.com, Senin (6/12/2021), larangan ini dimulai setelah orang-orang mulai meniru gaya Kim Jong Un.

Baca juga: Korea Utara Diperkirakan Darurat Pangan hingga 2025, Warganya Diimbau Kurangi Konsumsi Makanan

"Selama parade militer di Kongres Partai ke-8 pada Januari 2021, Kim Jong Un dan semua pejabat tinggi terlihat mengenakan mantel kulit," menurut outlet berita tersebut kepada Radio Free Asia (RFA).

Sumber tersebut menambahkan bahwa mantel kulit juga menjadi tren fashion di kalangan wanita Korea Utara setelah saudara perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong memakainya.

"Mantel kulit mulai diakui sebagai simbol kekuatan," kata sumber itu kepada RFA.

Tak heran jika ini mendorong penjual pakaian untuk mulai mengimpor kulit sintetis untuk meniru penampilan Kim.

"Para pemuda protes, mengatakan mereka membeli mantel dengan uang mereka sendiri dan tidak ada alasan untuk mengambilnya," kata sumber itu.

"Polisi menanggapi pengaduan tersebut, mengatakan bahwa mengenakan pakaian yang dirancang agar terlihat seperti Kim Jong Un adalah 'tren untuk menantang otoritas Pejabat Tertinggi'," imbuh sumber itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved