Breaking News:

Aturan Lengkap PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru 2022, Restoran Hanya Buka hingga Pukul 21.00

Mulai tanggah 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 seluruh wilayah di Indonesia akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM level 3.

Free-Photos /Pixabay
Suasana dalam restoran 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menerapkan PPKM Level 3 Nasional selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Penerapan PPKM Level 3 Nataru sebagai upaya menekan penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia.

“Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3,” ujar Menko PMK Muhadjir Effendy secara daring belum lama ini.

Mulai tanggah 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 seluruh wilayah di Indonesia akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM level 3.

Cuti Nataru Dihapus

Kebijakan menghapus cuti Nataru sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

”Langkah tersebut di antaranya adalah memangkas cuti bersama pada 24 Desember 2021. Keputusan itu termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya, dikutip dari Tribunnews.com pada Selasa, 23 November 2021.

Selain menghapus cuti bersama Natal, pemerintah juga melarang aparatur sipil negara (ASN) mengambil cuti yang bertepatan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru.

 

Sementara itu, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakanpihaknya tengah menetapkan aturan yang sama sebelumnya.

“Sejauh ini aturan mobilitas dalam negeri masih merujuk pada Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 22 tahun 2021,” ujar Wiku.

Meski belum ada Inmendagri terbaru terkait pelaksanaan PPKM level 3 24 Desember-2 Januari, berikut ini adalah aturan PPKM level 3 Mengacu pada Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021, pelaksanaan PPKM level 3 Jawa-Bali 16-29 November 2021 dari Kompas.com pada Selasa, 23 November 2021.

Kegiatan pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka terbatas atau jarak jauh.

Pembelajaran tatap muka terbatas harus berkapasitas maksimal 50 persen, kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62-100 persen, serta menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Untuk PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Sektor non-esensial

Pelaksanaan kegiatan sektor non-esensial maksimal 25 persen work from office (WFO) bagi pegawai yang telah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.  

Sektor esensial

a. Sektor keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan dapat beroperasi maksimal 50 persen staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, serta 25 persen untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional.

b. Sektor pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat, serta perhotelan non-penanganan karantina dapat beroperasi maksimal 50 persen staf.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved