Breaking News:

3 Restoran Unik di Dunia di Mana Kamu Bisa Bersantap di Antara Orang Mati

Dirangkum TribunTravel dari atlasobscura, berikut deretan restoran unik di dunia di mana kamu bisa bersantap di antara orang mati.

LEEROY Agency /Pixabay
Suasana pengunjung di pub 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada banyak restoran unik di dunia.

Dari restoran yang berada di lereng gunung hingga restoran di mana kamu bisa bersantap di antara orang mati.

Ya, restoran yang masuk di dalam daftar ini terkenal karena lokasinya yang tidak biasa.

Sebut saja restoran di India, di mana pengunjung menikmati makanan dengan 12 peti mati mengelilinginya.

Atau restoran yang sebelumnya bekas kamar mayat.

Dirangkum TribunTravel dari atlasobscura, berikut deretan restoran unik di dunia di mana kamu bisa bersantap di antara orang mati.

1. The Mug House

The Mug House
The Mug House (User:Newton2, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: Di Restoran Ini, Kamu Bisa Makan Hidangan Mewah Prancis Sepuasnya dengan Harga Terjangkau

The Mug House merupakan satu rumah tradisional abad 15 yang terletak di Desa Claines, Inggris,

Lokasi pub tepat berada di dekat persimpangan Claines Lane dengan Cornmeadow Lane, tepat di belakang gereja Claines.

Posisi pub sedemikian rupa sehingga seseorang harus berjalan melalui, atau sangat dekat, kuburan gereja untuk mengaksesnya.

Ini adalah satu dari hanya dua pub di Inggris yang terletak di tanah suci.

Selain lokasi yang tak biasa, Mug House yang berusia berabad-abad terdiri dari empat ruang publik utama.

Ruang belakang paling sering digunakan oleh pengunjung saat makan siang dan dari ruangan ini ada pemandangan Bukit Malvern.

Baca juga: Gioi dan 5 Restoran di Senopati Jakarta Selatan untuk Makan Malam

2. New Lucky Restaurant

New Lucky Restaurant di Ahmedabad, India dikenal dengan menu populernya, tempat duduk yang luas, dan juga batu nisan terbuka yang mengelilinginya.

Ketika pemilik New Lucky, Krishnan Kutti dihadapkan pada kenyataan bahwa tanah tempat dia membuka restoran barunya sebenarnya adalah kuburan, dia memutuskan untuk memanfaatkan dilema tersebut.

Alih-alih mengaspal di atas kuburan atau mengacaukannya, Kutti membangun restorannya di sekitar kuburan, yang sebenarnya membuat plot pemakaman menjadi daya tarik utama.

Batang baja telah didirikan di sekitar kuburan sehingga tidak ada yang akan menginjak almarhum.

Menariknya, tidak ada yang tahu identitas orang yang ada di kuburan itu, tetapi teori yang berlaku adalah bahwa kuburan itu milik pengikut Muslim dari santo Sufi abad ke-16.

Keberadaan kuburan di sana dianggap sebagai keberuntungan, atau setidaknya itu bagi pemiliknya karena bisnisnya telah berkembang sebagai tempat nongkrong lokal yang populer selama lebih dari satu dekade.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved