Breaking News:

Hindari Razia, Napi Nekat Telan Ponsel hingga Tak Bisa Buang Air Besar Selama 6 Bulan

Pria Mesir ini diketahui dengan sengaja menelan ponselnya dan membiarkannya berada di dalam perut selama enam bulan.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Darko Djurin dari Pixabay
Ilustrasi ingin buang air besar 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pria harus menjalani operasi darurat guna mengeluarkan ponsel dari perutnya.

Pria Mesir ini diketahui dengan sengaja menelan ponselnya dan membiarkannya berada di dalam perut selama enam bulan.

Para dokter di Rumah Sakit Universitas Aswan pun melakukan operasi untuk mengeluarkan ponsel yang ada di dalam usus pria tersebut.

Baca juga: Aturan Penerbangan Domestik Terbaru: Penumpang Pesawat dari dan ke Wilayah Jawa-Bali Wajib Tes PCR

Dilansir dari Oddity Central, Kamis (21/10/2021), diketahui pria tersebut merupakan seorang narapidana bernama Mohamed Ismail Mohamed.

Ia dibawa ke ruang gawat darurat setelah mengalami sakit perut yang parah.

Hasil CT scan yang dilakukan menunjukan ada benda asing di usus narapidana ini.

Pria itu bersiap untuk operasi, dan dokter berhasil mengeluarkan benda yang ternyata adalah ponsel kecil yang dibungkus kertas timah plastik.

Ponsel kecil terbungkus kertas timah plastik yang ada di dalam perut seorang narapidana selama enam bulan lamanya.
Ponsel kecil terbungkus kertas timah plastik yang ada di dalam perut seorang narapidana selama enam bulan lamanya. (Twitter/ajmubasher)

Dokter tidak melepas kertas timah plastik yang melindungi telepon sampai polisi tiba.

Mohammed dilaporkan stabil dan makan secara normal setelah menjalani operasi.

Ia pun mengakui bahwa telah menelan ponselnya selama enam bulan lalu dan tersimpan di perut.

Mohamed mengatakan kepada dokter bahwa dia telah menelan ponsel kecil itu sebelumnya, untuk menghindari menyerahkannya kepada penjaga jika ada penggeledahan, tetapi sebelumnya ponsel itu bisa keluar saat ia buang air besar.

Baca juga: Warung Nasi Padang Pertama Jakarta Konon Ada di Blok M, Sudah Eksis Setengah Abad

Baca juga: 5 Warung Ayam Bakar di Jakarta, Pas Buat Makan Siang Seusai Liburan ke Taman Margasatwa Ragunan

Dia mengambil dan menggunakannya untuk berbicara dengan orang di luar, lalu dia menelannya lagi.

Hanya saja kali ini, dia tidak buang air besar selama setengah tahun.

Meski demikian, ia masih bisa makan dan minum secara normal.

Pria itu mengatakan bahwa dia tidak pernah merasa kembung atau sembelit, tetapi suatu hari dia mulai mengalami sakit perut yang parah, dan saat itulah dia dibawa ke rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa dia mengalami peradangan parah dan infeksi usus, tetapi keadaannya bisa jauh lebih buruk jika telepon tidak dibungkus dengan kertas plastik.

"Kehadiran ponsel di perut bisa menyebabkan obstruksi usus atau kembung, dan kami bisa saja harus mengeluarkan sebagian dari usus, tapi untungnya ini tidak terjadi," salah satu dokter yang mengoperasi Mohamed mengatakan kepada Sky News Arabia.

Menelan perangkat genggam seperti ponsel terkecil di dunia adalah hal biasa di penjara di seluruh dunia, tapi saya ragu ada orang lain yang tahan dengan ponsel di dalam perut selama enam bulan lamanya.

Tonton juga:

Baca juga: Segera Dibuka Kembali, Ini 10 Aktivitas Seru di Taman Margasatwa Ragunan yang Sayang Dilewatkan

Baca juga: Yogyakarta PPKM Level 2, Tempat Wisata Mulai Dibuka dan Anak-anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar viral di medsos, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved