Breaking News:

Selandia Baru Buka Perbatasan Internasional Mulai 1 November, Apa Syarat Bagi Wisatawan Asing?

Selandia Baru berencana akan membuka perbatasan internasional mulai 1 November 2021 mendatang.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
Campendium
Campervan di Selandia Baru 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selandia Baru berencana akan membuka perbatasan internasional mulai 1 November 2021 mendatang.

Namun Selandia Baru menerapkan sejumlah syarat bagi turis asing yang akan memasuki negara itu.

Dilaporkan CNN Travel, semua warga negara asing yang memasuki Selandia Baru perlu divaksinasi penuh.

Dalam sebuah penyataan dari Menteri Tanggap Covid-19 Selandia Baru Chris Hipkins, wisatawan harus menyatakan status vaksinasi mereka saat mendaftar dalam sistem isolasi negara.

Selain itu, wisatawan juga diwajibkan memberikan bukti vaksinasi kepada petugas penerbangan dan bea cukai saat mendarat di Selandia Baru.

Baca juga: Penumpang Ini Lewatkan Karantina Wajib Selandia Baru, Terbang ke Australia dan Dites COVID-19

"Untuk lebih mengurangi kemungkinan virus melewati perbatasan kami, kami memperkenalkan persyaratan untuk wisatawan udara berusia 17 tahun ke atas, yang bukan warga negara Selandia Baru, agar divaksinasi lengkap untuk masuk ke Selandia Baru," jelas Hipkins, dikutip TribunTravel dari CNN Travel.

Skywalk di Auckland, Selandia Baru
Skywalk di Auckland, Selandia Baru (stuff.co.nz)

Kendati telah divaksin, wisatawan tetap harus menjalani karantina selama 14 hari.

Wisatawan juga masih harus menunjukkan hasil tes Covid-19 negatif dalam waktu 72 jam dari jadwal penerbangan mereka.

Baca juga: 5 Negara dengan Durasi Waktu Puasa Tersingkat di Dunia, Muslim di Selandia Baru Puasa 11 Jam

"Kebanyakan orang yang datang ke Selandia Baru memberi tahu kami bahwa mereka sudah divaksinasi. Persyaratan ini menjadikannya formal dan akan memberikan lapisan perlindungan ekstra di perbatasan," lanjut Hipkins.

Sementara itu, maskapai penerbangan Selandia Baru Air New Zealand juga mengumumkan bahwa semua penumpang pada penerbangan internasionalnya perlu divaksinasi mulai Februari 2022 dan seterusnya.

Dosis terakhir harus diberikan setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.

Lalu, vaksin apa yang diterima di Selandia Baru?

Dilaporkan situs resmi covid19.trackvaccines.org, setidaknya terdapat tiga vaksin yang diterima untuk digunakan di Selandia Baru.

Di antaranya Pzifer, Jonhson & Johnson, dan AstraZeneca.

Baca juga: Selandia Baru Akan Terus Menutup Perbatasan Negara hingga Warganya Tervaksinasi

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (pexels.com)

Wisatawan yang gagal menunjukkan bukti vaksinasi akan menghadapi denda hingga 4.000 dolar Australia.

Sebelumnya diwartakan Travel+Leisure, Selandia Baru diketahui telah menutup perbatasannya sejak pertengahan Maret 2020.

Dalam konferensi pers, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden mengumumkan pihaknya akan membuka kembali perbatasan negara sampai warganya divaksinasi.

"Selandia Baru hanya akan benar-benar merasa kembali normal ketika ada tingkat normalitas tertentu di belahan dunia lainnya juga," kata Ardern pada Selasa (26/1/2021).

"Tetapi mengingat risiko di dunia di sekitar kita dan ketidakpastian peluncuran vaksin secara global, kita dapat memperkirakan perbatasan kita akan terpengaruh hampir sepanjang tahun ini," tambahnya.

Arden memiliki alasan terkait kebijakan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved