Breaking News:

Jelajah Tempat Eksekusi Suzugamori Jepang, Lokasi di Mana Ratusan Ribu Tahanan Edo Dihukum Mati

Tempat Eksekusi Suzugamori dibangun di luar gerbang kota untuk mencegah jiwa-jiwa yang sudah meninggal dari tahanan yang dipenggal menghantui penduduk

Suikotei, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons
Tempat eksekusi Suzugamori di Tokyo Jepang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Perang saudara bertahun-tahun di Jepang berakhir ketika Tokugawa Ieyasu mengalahkan semua pesaingnya dan menjadi Shogun atau pemimpin Keshogunan Tokugawa pada 1600.

Tokugawa Ieyasu memerintah dari sebuah desa yang sepi di pantai timur, sebuah kota yang sekarang menjadi kota metropolitan Tokyo.

Satu hal pertama yang dibuat kota ini adalah tempat untuk mengeksekusi penjahat, tahanan politik, dan orang Kristen, agama terlarang di Jepang pada saat itu.

Dilansir TribunTravel dari laman atlasobscura, satu dari tiga situs yang digunakan untuk mengeksekusi tahanan, Tempat Eksekusi Suzugamori atau Tempat Eksekusi Suzugamori (鈴 ヶ 森), didirikan pada 1651.

Baca juga: Daisugi, Cara Unik Orang Jepang Menanam Pohon di Lahan Sempit

Tempat eksekusi Suzugamori di zaman Edo (Tokyo) kuno, Jepang
Tempat eksekusi Suzugamori di zaman Edo (Tokyo) kuno, Jepang (Onething at Japanese Wikipedia, CC BY-SA 3.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: Kisah Tragis di Balik Kuil Kecil di Tawarayama Jepang yang Dikelilingi Patung Kelamin Pria

Tempat Eksekusi Suzugamori dibangun di luar gerbang kota untuk mencegah jiwa-jiwa yang sudah meninggal dari tahanan yang dipenggal menghantui penduduk.

Tak cuma itu saja, penempatan Tempat Eksekusi Suzugamori di luar gerbang Edo sebagai peringatan bagi mereka yang memasuki ibu kota, terutama para rōnin,  samurai tanpa tuan.

Tahanan pertama yang dieksekusi di sini adalah Marubashi Chūya, satu pemimpin Pemberontakan Keian yang gagal.

Dilaporkan sekira 100.000 hingga 200.000 tahanan dieksekusi di lokasi tersebut dalam rentang waktu 220 tahun.

Banyak yang dibakar di tiang, dan beberapa disalibkan.

Baca juga: Stasiun Kereta Ini Dijuluki Paling Terpencil di Jepang, Lokasinya Sulit Diakses dengan Jalan Kaki

 

Tempat eksekusi Suzugamori di Tokyo Jepang
Tempat eksekusi Suzugamori di Tokyo Jepang (Suikotei, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

Baca juga: Terganggu dengan Kutil? Tinggalkan Katak di Kuil Jepang Ini dan Kamu Mungkin Akan Sembuh

Basis batu tempat tiang pancang dan tiang penyaliban masih ada sampai sekarang.

Pada 1692, dokter Engelber Kaempfer berjalan melewati Tempat Eksekusi Suzugamori dan menulis bahwa tempat eksekusi itu, “adalah pemandangan yang buruk bagi para pengelana: beberapa kepala manusia dan tubuh-tubuh yang terpotong terkubur bersama-sama… Seekor anjing kurus sedang mengais-ais tanah yang berisi tubuh manusia yang telah membusuk.

Di dekatnya, ada sebuah jembatan bernama Namidabashi, yang berarti ”Jembatan Air Mata”.

Di mana, jembatan ini menjadi lokasi bagi tahanan dan keluarganya berpisah sebelum eksekusi.

Meski sejarah Tempat Eksekusi Suzugamori cukup kelam, banyak pengunjung yang datang ke sana. 

Jangan bayangkan tempat eksekusi yang besar dengan banyak alat penyiksaan di sana.

Tempat Eksekusi Suzugamori kini hanyalah sebidang tanah kecil dengan peringatan terletak di luar Akuarium Shinagawa.

Baca juga: Pesan dalam Botol yang Dihanyutkan dari Jepang 37 Tahun Lalu Ditemukan di Hawaii, Isinya . . .

Cara Menuju Shinagawa Execution

Dekat dengan stasiun kereta berikut:

Stasiun orimori (大 森 駅, Ōmori-eki) adalah stasiun kereta api yang dioperasikan oleh East Japan Railway Company (JR East).

Stasiun Ōmorikaigan (大 森海 岸 駅, Ōmori-Kaigan-eki) adalah stasiun Keikyu di Jalur Utama Keikyu.

Stasiun Tachiaigawa (立 会 川 駅, Tachiaigawa-eki) adalah stasiun Keikyu di Jalur Utama Keikyu.

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved