Breaking News:

Syarat Terbaru Perjalanan Internasional, Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

 Satgas Penanganan Covid-19 membuat addendum syarat perjalanan internasional menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Petugas security dibantu Pollux National Network Mal Paragon Semarang membantu pengunjung melalukan scan barcode untuk mengetahui bukti vaksinasi sebelum masuk Mal Paragon dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi, Selasa (10/8/21). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Satgas Penanganan Covid-19 membuat addendum syarat perjalanan internasional.

Syarat ini termasuk menambahkan ketentuan bagi pelaku serta operator moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta pengawasan bagi kapal kargo.

Juru Bicara Satgas Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan perubahan ini bertujuan untuk optimalisasi kebijakan berlapis yang komprehensif dengan pendekatan digital (PeduliLindungi) demi pengendalian Covid-19 yang lebih efisien, termasuk antisipasi masuknya virus varian baru ke Indonesia.

"SE No.18/2021 tengan Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Internasional ini berubah sangat dinamis menyesuaikan perkembangan pandemi. Tujuannya untuk melakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi dalam mencegah penularan Covid-19,” tutur Wiku dalam siaran pers, Kamis, (16/9/2021).

Wiku menjelaskan, detail addendum terutama pada tiga klausul yakni:

Klausul 5 : Setiap pelaku perjalanan internasional wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan internasional masuk ke wilayah Indonesia.

Klausul 6 : Setiap operator moda transportasi di titik pintu masuk perjalanan internasional diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Klausul 7 : Pengawasan kekarantinaan kesehatan kapal kargo dan awak kapal mengikuti pengaturan lebih spesifik dan teknis yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan melalui pemantauan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan masing-masing pintu masuk perjalanan internasional.

Baca juga: Calon Penumpang di Bandara Tanjungpinang Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Cara Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Lewat Aplikasi PeduliLindungi dan Solusi Jika Data Salah

Wiku menambahkan detail dan teknis pengaturan pelaku perjalanan ini selanjutnya akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan sebagai otoritas transportasi.

“Seperti biasanya Kemenhub secara bersamaan juga mengatur secara lebih teknis," imbuhnya.

Selain surat edaran tentang pelaku perjalanan internasional, Satgas Penanganan Covid-19 juga menerbitkan Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid Tempat Karantina dan Kewajiban RT-- 19 No. 12/2021 tentang Pintu Masuk PCR bagi WNI Pelaku Perjalanan Internasional.

Dalam masa pandemi ini, hanya dibuka enam pintu masuk kedatangan luar negeri ke Indonesia masing masing dua titik melalui udara, laut dan darat.

Untuk pintu masuk menggunakan transportasi udara hanya melalui Bandara Soekarno Hatta, Banten dan Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara.

Adapun pintu Pelabuhan laut hanya bisa melalui Batam (Kepulauan Riau) dan Nunukan (Kalimantan Utara).

Pintu kedatangan melalui darat adalalah pos lintas batas Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat.

Wiku menambahkan, WNI pelaku perjalanan internasional juga tetap diwajibkan melakukan karantina dengan waktu 8 x 24 jam dari negara dengan eskalasi tingkat positif rendah dan 14 x 24 jam dari negara dengan eskalasi tingkat positif tinggi.

Kewajiban melakukan RT-PCR tetap berlaku.

Baca juga: Nikmatnya Sajian Mie Bangladesh Agem Senyum, Wajib Dicicpi saat Liburan ke Medan

Baca juga: Promo Tiket Pesawat Emirates September 2021, Terbang ke Eropa Mulai Rp 8 Jutaan

Baca juga: Harga Tiket Masuk Moja Museum September 2021, Tempat Wisata Kekinian di Jakarta Favorit Anak Muda

Baca juga: 3 Tempat Wisata di Jakarta Lakukan Uji Coba Pembukaan, Wisatawan Harus Sudah Vaksin

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Aplikasi PeduliLindungi Kini Jadi Syarat Perjalanan Internasional

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved